KKB Papua

KKB Papua Mendadak Masuk Kampung, Warga Langsung Bentuk Barisan: Dentuman Senjata Pecah

Video memperlihatkan anggota KKB Papua disambut hangat di sebuah kampung viral di media sosial.

Youtube Tribun Timur
Foto Ilustrasi - Kelompok Kriminal Bersenjata atau KKB Papua. 

TRIBUNPALU.COM - KKB Papua kerap menebar teror yang mengancam keselamatan warga sipil dan aparat keamanan.

Tak heran, warga selalu berusaha menghindari untuk bertemu langsung dengan KKB Papua.

Mereka khawatir, KKB Papua kembali melakukan aksi semena-mena. Mulai dari merampas makanan hingga menyerang dengan senjata api.

Namun pemandangan berbeda justru terlihat dalam sebuah video yang viral di media sosial.

Pasalnya dalam video itu, warga malah terlihat menyambut kedatangan KKB Papua di kampung mereka.

Baca juga: Teror KKB Papua Makan Banyak Korban, Danrem 172/PWY Beri Perintah Khusus: Kita Butuh Antisipasi

Semua warga di kampung itu membentuk barisan panjang di sisi kiri dan kanan jalan, lalu memberikan tanda hormat kepada Anggota KKB tersebut.

Meski Anggota KKB yang melewati kampung itu cukup banyak jumlahnya, tetapi warga tidak membuat kegaduhan sama sekali selama Anggota KKB melintasi kampung itu.

Mereka senantiasa berdiri rapat-rapat dengan sikap sempurna, memberikan hormat kepada para serdadu KKB yang melintasi kampung tersebut.

Dari video yang viral di media sosial, detik-detik sebelum Anggota KKB memasuki kampung tersebut, mereka terlebih dahulu disambut oleh seorang wanita berbaju kuning, lengkap dengan tas yang di bagian belakangnya.

Dengan gerakan menari ala Papua, perempuan tersebut berdiri agak jauh dari pintu gerbang kedatangan. Kira-kira 20, meter jaraknya.

Baca juga: Anak Buah Tewas Ditembak KKB Papua, Jenderal Bintang Satu Beri Perintah Baru Pasukannya: Laksanakan

Beberapa saat kemudian, muncul seorang pria bersenjata lengkap dari balik rimbunan tanaman yang tumbuh menghijau di pintu gerbang kampung tersebut.

Beberapa saat kemudian, perempuan itu langsung berbalik arah dan seakan menjadi penuntun Anggota KKB tersebut masuk kampung.

Baru beberapa langkah dari pintu gerbang tersebut, seorang pria tiba-tiba melepaskan sebuah tembakan. Dentuman dari senjata itulah yang memecah kesunyian Papua siang itu.

Selang sesaat kemudian, terdengar lagi bunyian tembakan yang berasal dari senjata api pria yang sama.

Besar kemungkinan, pria tersebut adalah pemimpin Kelompok Kriminal Bersenjata tersebut.

Pasalnya, ia berjalan pada barisan paling depan, memegang senjata api kemudian menembakannya sesuka hati.

Tampak dalam video yang viral tersebut, selama pria itu melepaskan tembakan, tak satu pihak pun yang berani menegur atau menghentikan tindakan pria yang satu ini.

Warga kampung itu tetap berdiri membentuk pagar betis dengan posisi memberi hormat kepada para pria yang jumlahnya cukup banyak tersebut.

Rupanya para pria tersebut tak hanya membawa senjata api. Mereka juga memikul karung-karung besar yang kemungkinan berisi bahan makanan.

Baca juga: KKB Papua Makin Terjepit, Selain Hadapi Aparat, Warga Asli Papua Juga Suarakan Perlawanan: Tegas!

Selama seluruh pria yang juga Anggota KKB tersebut melintasi kampung tersebut, tak satu warga pun yang bergeming dari posisinya.

Mereka tetap membentuk pagar betis, sambil memberikan tanda hormat kepada seluruh pria yang melintasi jalan di tengah kampung itu.

Tak disebutkan di wilayah mana peristiwa penyambutan pasukan TPNPB-OPM ( Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat - Organisasi Papua Merdeka ) itu.

Tak diungkapkan pula di bawah pimpinan siapa Kelompok Kriminal Bersenjata tersebut.

Yang tampak dalam video itu hanyalah kampung yang dilintasi oleh para pria bersenjata tersebut berada di wilayah Ndugama, daerah yang merupakan area kekuasaan Panglima KKB Egianus Kogeya.

Dalam tata pemerintahan, wilayah Ndugama atau lebih dikenal dengan Nduga, merupakan sebuah kabupaten. Namanya Kabupaten Nduga.

Di kabupaten inilah Anggota Kelompok Kriminal Bersenjata dipimpin oleh seorang anak muda bernama Egianus Kogeya, yang dikenal sangat sadis.

Pria yang masih muda ini selain melakukan pelbagai tindakan bengis, ia juga memiliki senjata api yang super canggih. Bahkan memiliki pula senjata pelontar granat.

Mungkin karena faktor inilah sehingga Egianus Kogeya merupakan salah satu sosok yang paling diburu oleh aparat TNI Polri di Papua.

Meski pria tersebut terus diburu, tetapi hingga saat ini, Egianus Kogeya belum juga ditemukan.

Bahkan dari balik pengejaran itu, Egianus Kogeya justeru melakukan serentetan tindakan kejam, yakni menyerang prajurit TNI Polri dan menembak mati beberapa di antaranya.

Dari video yang berdurasi singkat tersebut, terlihat betapa Anggota KKB yang merupakan pasukan TPNPB-OPM, masih eksis.

Meski tak disebutkan ke mana tujuan Anggota KKB itu melintasi kampung tersebut, tetapi dari pergerakannya tampak jelas kalau mereka berkemungkinan sedang menuju tempat persembunyian di tengah hutan.

Sebab selain membawa senjata api, mereka juga memikul karung-karung besar yang kemungkinan berisi bahan makanan.

Hanya saja tidak diketahui secara pasti, di mana tempat persembunyian para Anggota KKB tersebut.

Tak disebutkan pula dari mana bahan makanan itu diperoleh. Yang terlihat adalah sejumlah pria memikul karung-karung besar.

Hingga video viral itu berakhir pada menit ke 2:57, tak diperlihatkan lokasi yang menjadi tempat akhir para Anggota KKB itu menghentikan langkahnya.

Dari video viral itu hanya terdengar suara seorang pria yang memberikan aba-aba agar warga memberikan penghormatan kepada para Anggota KKB tersebut.

Tidak diperlihatkan pula dimana posisi pria itu berada. Yang terdengar hanyalah suara pria itu yang rupanya sangat dipatuhi oleh warga di kampung tersebut.

Buktinya, hingga semua anggota KKB itu berlalu, warga tetap dalam posisinya memberi hormat. Tangannya membentuk segitiga dengan telapak tangan persis di bagian jidat.

Terhadap video viral tersebut, warganet memberikan beragam komentar. Tercatat puluhan nitizen yang menyukai video rersebut. Mereka memberikan tanda jempol pada video itu.(*)

(Artikel ini telah tayang di Pos-Kupang.com)

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved