Rabu, 20 Mei 2026

Pilpres 2024

Kubu Banteng Meradang, Gubernur Jateng Siap Geser Jokowi Usai Dapat Dukungan 2 Parpol?

Ganjar menjadi idola karena diusung oleh dua Parpol sekaligus, dua Parpol tersebut adalah NasDem dan PAN.

Tayang:
Instagram.com/jokowi/
Dapat dukungan 2 parpol, Gubernur Jateng berpotensi menggeser Jokowi dan memenangkan Pilpres 2024. 

TRIBUNPALU.COM - Sejumlah nama bermunculan sebagai kandidat Capres 2024 dalam pelaksanaan Rakerda PAN Jawa Timur.

Setidaknya, ada lima nama yang diusulkan maju Pilpres 2024 dalam Rakerda PAN Jawa Timur tersebut.

Nama-nama itu adalah Zulkifli Hasan, Anies Baswedan, Ganjar Pranowo, Erick Thohir, dan Khofifah Indar Parawansa.

Dari lima nama tersebut, ada nama Ganjar Pranowo.

Baca juga: Parpol Mulai Bertarung untuk Geser Jokowi, PDIP Susun Strategi: Ganjar atau Puan?

Ganjar menjadi idola karena diusung oleh dua Parpol sekaligus.

Dua Parpol tersebut adalah NasDem dan PAN.

Padahal, Ganjar adalah kader dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P).

Dengan mencuatnya nama Ganjar dalam Rakerda PAN tersebut, bakal menimbulkan polemik dan kegaduhan di tubuh partai berlambang banteng moncong putih tersebut.

Bagaimana tidak, perang dingin antara Surya Paloh dan Megawati Soekarnoputri tak terelakan kala NasDem mengumumkan Ganjar sebagai Capres.

Kini, perang dingin tersebut dilakukan oleh PAN terhadap PDI-P.

Baca juga: Siap Ambil Alih Tahta, Sosok Ini Bakal Lengserkan Megawati Soekarnoputri, Nasib Capres PDIP?

Selain mengusung Ganjar, dalam Rakerda PAN tersebut nama Airlangga Hartanto tak muncul.

Padahal, PAN merupakan anggota dari Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) bersama-sama dengan Partai Golkar dan PPP.

Pengamat politik Universitas Jayabaya dan Director Survey & Polling Indonesia (SPIN) Igor Dirgantara mengatakan, tak ada nama Airlangga Hartanto tersebut menimbulkan banyak presepsi.

"Apa ini indikasi Kader PAN di Jawa Timur tidak memperhitungkan nama Airlangga sebagai capres. Suatu hal yang patut dipertanyakan," terang Igor kepada wartawan, Jumat (8/7/2022).

Selain itu, persepsi yang juga bisa berkembang adalah persoalan komunikasi antar parpol KIB di Jawa Timur.

Sumber: Tribun Papua
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved