Selasa, 28 April 2026

Jenderal Bintang Dua Datangi Rumah Brigadir J di Jambi, Ternyata Bukan Irjen Ferdy Sambo?

Rumah Birgadir J yang didatangi jenderal bintang dua terletak di SD 74 Desa Suka Makmur, Sungai Bahar, Kabupaten Muaro Jambi.

Handover
Brigadir J tewas dalam insiden Polisi tembak Polisi di rumah Kadiv Propam, Irjen Ferdy Sambo. 

Sosok jenderal bintang dua itu adalah Kapolda Jambi Irjen Pol Rachmad Wibowo.

Baca juga: Polisi Kena Tampar Mahfud MD, Tuntut Kejelasan Kronologi Kasus Baku Tembak di Kediaman Irjen Ferdy

Ayah Brigadir J, Samuel Hutabarat mengatakan, Kapolda Jambi tak hanya menyampaikan duka cita.

Dia bahkan memimpin doa di makam Brigadir J.

"Beliau memimpin doa, juga menyampaikan duka cita," kata Samuel.

Sebut banyak kejanggalan

Purnawirawan TNI yang kini menjadi anggota DPR RI, Mayjen TNI (purn) TB Hasanuddin menilai banyak kejanggalan dalam kasus kematian Brigadir J.

Menurut kronologi versi Polri, Brigadir J tewas usai terlibat adu tembak dengan Bharada E di rumah Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo, pada Jumat (8/7/2022).

Brigadir J disebut Polri melakukan pelecehan kepada istri Ferdy Sambo.

Saat ini, Bharada E juga telah diamankan oleh Propam Polri untuk kejelasan kasus ini.

Kendati begitu banyak pihak menilai banyak kejanggalan di kasus ini, termasuk TB Hasanuddin.

Dipaparkan TB Hasanuddin, kejanggalan itu mulai dari pengiriman mayat Brigadir J mulai dari luka sayatan hingga rusaknya CCTV di rumah dinas Irjen Sambo.

"Kejanggalannya yang pertama, kenapa baru ada press release 2 hari kemudian, setelah jenazah dibawa secara diam-diam ke kampung halaman kemudian diprotes keluarga," kata Tubagus Hasanuddin saat dilansir dari TribunJabar.id melalui sambungan telepon, Selasa (12/7/2022) petang.

Baca juga: Keluarga Brigadir J Alami Kejanggalan Baru: Rumah Dikepung Polisi hingga WA Diretas

Tubagus menuturkan kalau memang benar dari Divisi Humas Polri yang menyatakan Brigadir J masuk ke ruang istrinya Kadiv Propam dalam rangka apa perbuatan itu dilakukan.

Kejanggalan selanjutnya, kata TB Hasanuddin, apakah betul penjelasan bahwa Brigadir J masuk ke kamar kemudian melakukan pelecehan lalu menodongkan pistol.

"Seharusnya, bukannya Brigadir J yang ditodong?" kata politisi PDIP Perjuangan itu.

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved