Selasa, 5 Mei 2026

Sigi Hari Ini

Membumikan Semangat Inklusif Lewat Program PIONEER

pelatihan bertajuk Workshop Pembelajaran Kemitraan yang Inklusi: Pelokalan dalam Respons Kemanusiaan di Kabupaten Sigi,Selasa (23/08/2022) dan Rabu (2

Tayang:
Editor: Haqir Muhakir
Handover
Pelatihan bertajuk Workshop Pembelajaran Kemitraan yang Inklusi: Pelokalan dalam Respons Kemanusiaan di Kabupaten Sigi, Selasa (23/08/2022) dan Rabu (24/08/2022). 

Kemudian dalam tujuan nomor 8 Pertumbuhan Ekonomi yang Pekerjaan yang Layak. Pemerintah dunia internasional sepakat dalam rangka meningkatkan bidang ekonomi yang berkelanjutan, berkomitmen untuk memberikan pekerjaan yang layak, produktif, dan berkelanjutan bagi semua pihak, terutama mereka yang termasuk dalam kelompok rentan.

Lalu dalam tujuan nomor 10 tentang menekan ketidakadilan dalam segala aspek lini kehidupan. Salah satu cara mencapai ini adalah dengan meningkatkan semangat dan program pemberdayaan bagi semua masyarakat.

Lanjut pada tujuan 11 tentang Pemukiman dan Penghidupan yang Berkelanjutan. Pemerintah di seluruh dunia berkomitmen untuk menyediakan akses sistem transportasi yang aman, terjangkau, dapat diakses, dan berkelanjutan untuk semua.

Demi meningkatkan keselamatan jalan, pemerintah dunia wajib memperluas transportasi umum, dengan perhatian khusus pada kebutuhan mereka yang berada dalam situasi rentan, seperti penyandang disabilitas.

Selain itu, seluruh pemerintah wajib menyediakan akses ruang terbuka hijau dan publik yang aman, inklusif dan dapat diakses, terutama bagi penyandang disabilitas.

Terakhir tujuan 17 tentang Kemitraan Global menekankan bahwa untuk memperkuat sarana implementasi dan merevitalisasi kemitraan global untuk pembangunan berkelanjutan, pengumpulan data dan pemantauan serta akuntabilitas SDGs sangat penting.

Negara-negara di dunia diminta untuk meningkatkan dukungan pengembangan kapasitas kepada negara-negara berkembang, termasuk negara-negara kurang berkembang (Least Developed Countries) dan negara-negara berkembang pulau kecil (Small Island Developing States), yang secara signifikan akan meningkatkan ketersediaan data berkualitas tinggi tentang kebutuhan-kebutuhan masyarakat.

“Selain itu juga terkumpulnya rekomendasi untuk meningkatkan perencanaan dan implementasi pemberian bantuan kemanusiaan yang efektif dan efisien berdasarkan standar dan prinsip kemanusiaan,” sambung Haryo Mojopahit. (*)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved