Selasa, 14 April 2026

DPRD Sigi

Wakil Ketua DPRD Sigi Minta Pemerintah Pusat Tak Naikkan BBM Pertalite dan Solar

Menurut Legislator Nasdem itu, menaikkan harga BBM jenis Pertalite dan Solar bukan satu-satunya jalan untuk mendongkrak kondisi ekonomi nasional.

Editor: mahyuddin
TribunPalu.com/Moh Salam
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sigi Fraksi Partai Nasdem Imran Latjedi menanggapi perihal isu Kenaikan BBM jenis Pertalite dan Solar.  Hal itu diutarakan Imran Latjedi saat ditemui TribunPalu.com, Senin (29/8/2022) di Sekretariat DPRD Sigi, Desa Kotarindau, Kecamatan Dolo, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah.  

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Moh Salam 

TRIBUNPALU.COM, SIGI - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sigi Fraksi Partai Nasdem Imran Latjedi menanggapi perihal isu Kenaikan BBM jenis Pertalite dan Solar. 

Hal itu diutarakan Imran Latjedi saat ditemui TribunPalu.com, Senin (29/8/2022) di Sekretariat DPRD Sigi, Desa Kotarindau, Kecamatan Dolo, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah. 

Legislator Fraksi Partai Nasdem itu menuturkan, seharusnya pemerintah melihat dari semua sisi sebelum menentukan suatu kebijakan, termasuk Kenaikan BBM.

"Terkait isu BBM naik, kalau hal itu terjadi seharusnya pemerintah sekarang harus melihat dari semua sisi. Saat ini kalau BBM dinaikan lagi pada situasi daya beli menurun, dalam pemulihan ekonomi baru mulai beranjak pelan bergerak," ujar Imran Latjedi, Senin (29/8/2022).

Imran selaku Wakil Ketua II DPRD Sigi itu menjelaskan, seharusnya pemerintah pusat dapat melihat aspek pendapatan lain.

Baca juga: 6 Fraksi DPRD Sigi Setujui Rancangan Perubahan APBD Tahun 2022

Menurut Legislator Nasdem itu, menaikkan harga BBM jenis Pertalite dan Solar bukan satu-satunya jalan untuk mendongkrak kondisi ekonomi nasional.

"Mungkin ini salah satu strategi pemerintah untuk menjaga stabilitas ekonomi dan BUMN kita harus lebih kreatif. Bisa jadi kalangan atas mungkin tak berasa tapi kalangan bawah akan kesulitan," sebut Imran. 

Mantan Kades Lolu Kecamatan Sigi Biromaru itu berharap, agar pemerintah pusat dalam hal ini Presiden Joko Widodo untuk tidak gegabah menaikkan harga BBM jenis Pertalite dan Solar bersubsidi. 

"Intinya sebagai wakil rakyat kalau dimintai pendapat maka saya katakan kalau boleh Pak Presiden jangan dulu naikan BBM, rakyat kami masih kesulitan," tutur Imran Latjedi menambahkan.(*)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved