Senin, 20 April 2026

Bharada E Marah Kesaksiannya Disangkal, Ferdy Sambo Ogah Adegan Bareng, Pilih Peran Pengganti

Bharada E disebut mengaku agak jengkel dalam proses rekonstruksi yang dijalaninya.

handover
Kolase - Bharada E disebut mengaku agak jengkel dalam proses rekonstruksi yang dijalaninya. 

TRIBUNPALU.COM - Proses rekonstruksi kasus pembunuhan Brigadir J yang dilakukan pada Selasa (30/8/2022) membuat Bharada Richard Eliezer atau Bharada E jengkel.

Diketahui Bharada E menjadi salah satu tersangka dalam kasus pembunuhan Brigadir J.

Dalam rekonstruksi tersebut Bharada E menjalani berbagai reka adegan.

Namun ternyata Bharada E disebut mengaku agak jengkel dalam proses rekonstruksi yang dijalaninya.

Lantaran sejumlah tersangka lain dalam kasus pembunuhan Brigadir Pol Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J memberikan keterangan berbeda.

Demikian Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) Hasto Atmojo Suroyo dalam keterangannya kepada Jurnalis Kompas TV Thifal Solesa Waldi, Rabu (31/8/2022).

Baca juga: Kau Punya Jabatan Apa? Ali Ngabalin Sentil Keras Eks Pengacara Bharada E, Buntut Ucapan Ini

“Dia (Bharada E) agak jengkel, misalnya, keterangannya kok yang diberikan oleh rekan-rekan yang lain itu berbeda,” kata Hasto Atmojo Suroyo.

“Itu dianggap seolah-olah dibikinlah begitu itu saja, yang lainnya enggak ada masalah.”

Dari laporan yang diterimanya, Hasto menuturkan rasa jengkel Bharada E bukan hanya soal keterangan berbeda dalam kasus pembunuhan ini.

Tapi, lanjut Hasto, ada sejumlah adegan yang disangkal oleh tersangka lain saat rekonstruksi peristiwa pembunuhan.

“Ada beberapa adegan yang sepertinya disangkal oleh tersangka yang lain, nah itu dia kesal,” ucap Hasto.

“Tetapi itu kan wajar saja, tersangka kan berhak untuk menyangkal, itu yang kami jelaskan kepada yang bersangkutan.”

Hasto pun menegaskan kepada Bharada E, yang terpenting adalah Bharada E tetap konsisten menyampaikan kebenaran dalam fakta peristiwa pembunuhan Brigadir J.

“Ya kami berikan penjelasan bahwa itu wajar saja orang menyangkal,” ujar Hasto.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved