Bisnis Sulteng

Kaji Permasalahan Penggunaan QRIS, BI Sulteng Gelar FGD Libatkan Perbankan, Pelaku Usaha dan HIPMI

Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Tengah menggelar Focus Group Discussion (FGD) implementasi penggunaan aplikasi QRIS dan sosialisasi BI Fas

Penulis: Alan Sahrir | Editor: Haqir Muhakir
Alan
Kepala BI Sulteng Dwiyanto Cahyo Sumirat bersama kepala OJK Sulteng Triyono Raharjo saat menjawab berbagai pertanyaan dari peserta FGD 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Alan Sahril

TRIBUNPALU.COM, PALU - Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Tengah menggelar Focus Group Discussion (FGD) implementasi penggunaan aplikasi QRIS dan sosialisasi BI Fast.

Bertempat di Gedung Kasiromu BI Sulteng Jl Samratulangi No 23, Kelurahan Besusu Barat, Kecamatan Palu Timur, Kota Palu, Kamis (1/9/2022) pagi.

Kegiatan itu dihadiri Kepala OJK Sulteng Triyono Raharjo, pihak perbankkan, pelaku usaha dan juga HIPMI.
Kepala BI Sulteng Dwiyanto Cahyo Sumirat mengatakan, tujuan kegiatan ini adalah untuk mengetahui apa saja permasalahan yang timbul saat menggunakan Qris.

Mengingat, penggunaan aplikasi Qris ditengah masyarakat semakin menggeliat.

Baca juga: Hikmah Pandemi Covid-19, Kepala BI Sulteng: Pertumbuhan Ekonomi Digital Meningkat

Sehingga, kedepan masyarakat tidak ragu lagi dalam melakukan transaksi menggunakan aplikasi Qris.

"Agar nantinya, aplikasi Qris ini tidak menimbulkan kebingungan dimasyarakat," kata Dwiyanto Cahyo Sumirat.

Diakhir kegiatan, BI Sulteng juga membuka ruang sesi tanya jawan tentang hambatan selama menggunakan aplikasi Qris. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved