Update Corona di Indonesia Minggu 11 September 2022: Tambah Seribuan Kasus, 13 Orang Meninggal Dunia
Update kasus Covid-19 di Indonesia pada hari ini Minggu (11/9/2022), ada penambahan seribuan kasus.
TRIBUNPALU.COM - Update kasus Covid-19 di Indonesia pada hari ini Minggu (11/9/2022), ada penambahan seribuan kasus.
Satgas Covid-19 menginformasikan, pada hari ini ada penambahan kasus positif Covid-19 sebanyak 1.939 kasus.
Dibandingkan dengan kasus pada Sabtu (10/9/2022) kemarin yang sebanyak 2.609 kasus, jumlah kasus positif Covid-19 hari ini mengalami penurunan.
Total kasus positif Covid-19 pun menjadi sebanyak 6.392.492 kasus, sejak awal terdeteksi pada Maret 2020 lalu.
Sementara itu, jumlah orang yang sembuh dari Covid-19 hari ini bertambah sebanyak 2.725 orang, sehingga totalnya menjadi 6.200.776 orang.
Sayangnya hingga kini Covid-19 masih menyebabkan korban jiwa, ada 13 orang yang meninggal karena Covid-19 hari ini.
Sehingga total orang yang meninggal dunia karena Covid-19 kini menjadi 157.770 orang.
Gejalanya Makin Ringan, Angka Kematian Karena Covid-19 Masih Ada
Diwartakan Tribunnews.com sebelumnya, Sub Bidang Dukungan Kesehatan Satgas Penanganan Covid-19, Alexander K Ginting tekankan masih ada kasus meninggal karena Covid-19, meski gejala virus Covid-19 dianggap makin ringan.
"Yang jadi catatan adalah kasus meninggal kita setiap harinya itu ada. Bahkan kemarin dilaporkan ada 21 orang, sebelumnya 28 orang."
"Padahal virus semakin ringan, kenapa? Karena itu menyangkut fase komorbid," ungkapnya pada webinar virtual, Jumat (9/9/2022).
Menurut Alexander, penyebab terjadinya kematian dikarenakan komorbid yang tidak terkontrol.
Situasi ini ditambah, masih ada masyarakat yang belum melakukan vaksinasi Covid-19.
Oleh karena itu, menurut Alexander bagi mereka yang lanjut usia dan komorbid, perlu melakukan vaksinasi Covid-19.
Dan juga, mereka yang alami komorbid hendaknya melajukan pengobatan, sehingga penyakit komorbid yang dimiliki dapat terkendali.
Beberapa upaya di atas diharapkan dapat menekan angka mortalitas.
Di sisi lain, Alexander menyebutkan kalau protokol kesehatan masih relevan dilakukan.
"Khususnya di tengah masyarakat masih ada data harian positivity rate di tengah kita."
"Harus waspada, dan yang punya gejala terkait covid bisa langsung periksakan," tegasnya.
(Tribunnews.com/Faryyanida Putwiliani/Anita K Wardhani)