Tolitoli Hari Ini

BKKBN Sulteng dan Pemkab Tolitoli Gelar Audit dan Manajemen Kasus Stunting

Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sulawesi Tengah bekerjasama dengan Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKD) K

Penulis: Diskominfo Tolitoli | Editor: Haqir Muhakir
Handover
Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sulawesi Tengah bekerjasama dengan Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKD) Kabupaten Tolitoli menyelenggarakan Audit Stunting dan Manajemen Kasus Stunting melalu diskusi Panel Manajemen tingkat Kabupaten Tolitoli Tahun 2022. Giat itu dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Tolitoli Moh Besar Bantilan, Selasa (13/9/2022) siang. 

TRIBUPALU.COM, TOLITOLI - Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sulawesi Tengah bekerjasama dengan Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKD) Kabupaten Tolitoli menyelenggarakan Audit Stunting dan Manajemen Kasus Stunting melalu diskusi Panel Manajemen tingkat Kabupaten Tolitoli Tahun 2022.

Giat itu dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Tolitoli Moh Besar Bantilan, Selasa (13/9/2022) siang.

Berlangsung di Aula Hotel Bumi Harapan, Kota Tolitoli, Sulawesi Tengah.

Kepala Perwakilan BKKBN Sulawesi Tengah diwakili Kepala Bidang BKBR perwakilan BKKBN Sulawesi Tengah, Andi Kameriah mengatakan, tujuan dilaksanakan kegiatan ini adalah untuk mengidentifikasi, mengetahui, menganalisa dan merekomondasikan penyebab resiko terjadinya stunting pada kelompok sasaran sebagai faktor risiko terjadinya stunting pada baduta/balita something sebagai upaya pencegahan penanganan kasus dan perbaikan tata laksana kasus yang serupa yang harus dilakukan.

Wakil Bupati dalam sambutannya mengatakan peningkatan kualitas manusia merupakan salah satu misi dengan salah satu indikator dan target prevalensi stunting pada balita.

Peraturan Presiden nomor 72 tahun 2021 tentang percepatan penurunan stunting telah ditetapkan 5 strategi nasional dalam percepatan penurunan stunting yaitu: Peningkatan komitmen dan visi kepemimpinan, peningkatan komunikasi perubahan perilaku dan pemberdayaan masyarakat, peningkatan konvergensi, intervensi spesifik dan intervensi sensitif.

Baca juga: Bupati-Kapolres-Dandim Tolitoli Hadiri Apel 3 Pilar Arahan pada Kades/Lurah, Babinsa-Bhabinkamtibmas

Peningkatan ketahanan pangan dan gizi pada tingkat individu keluarga dan masyarakat. Berdasarkan hasil riset kesehatan dasar prevalensi stunting pada balita telah mengalami penurunan namun terkadang masih cukup tinggi karena artinya ada 1 dari 3 balita kita masih mengalami stunting.

Untuk mencapai hasil yang optimal dibutuhkan dukungan dan bantuan dari semua pihak untuk menyukseskan percepatan penurunan stunting, kerja keras dan saling bahu-membahu dari semua komponen dan elemen bangsa pemerintah maupun swasta hal yang mustahil dapat menjadi mungkin, mari bergerak bersama menyukseskan program ini untuk generasi yang berkualitas.

Diakhir sambutam Wakil Bupati berharap agar saling memberikan masukan dan arahan serta bimbingan terutama terkait program kerja dan arahan kebijakan yang diperlukan dalam upaya penurunan angka stunting di Kabupaten Tolitoli.

Turut hadir dalam acara tersebut Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Tolitoli, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Tolitoli, Ketua TP, PKK Kabupaten Tolitoli, Ny. Sriyanti Amran, Kepala Perangkat Daerah terkait lingkup Pemerintah Kabupaten Tolitoli, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tolitoli, Direktur RUSD Mokopido Tolitoli beserta jajaran, Kepala Rumah Sakit Malala, Ketua IDI (Ikatan Dokter Indonesia) Kabupaten Tolitoli, Ketua IBI (Ikatan Bidan Indonesia) Kabupaten Tolitoli, Camat Dampal Selatan, Camat Basi Dondo, Kepala UPT Puskesmas Dampal Selatan beserta jajaran, para Kepala Desa se-Kecamatan Dampal Selatan dan Kecamatan Dondo. (*)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved