Minggu, 19 April 2026

Sulteng Hari Ini

Harga BBM Naik Tapi Antrean di SPBU Kota Palu Masih Mengular, Pemprov Bentuk Satgas

Bareskrim Polri akan turun ke Sulawesi Tengah untuk melihat secara langsung bentuk penyalahgunaan BBM bersubsidi.

Editor: mahyuddin
handover
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah bersama Forkopimda menggelar rapat bersama Organda dan Pertamina. Rapat tersebut berlangsung di Ruang Kerja Gubernur Sulteng, Jl Sam Ratulangi, Kecamatan Palu Timur, Kota Palu, Senin (19/9/2022). 

TRIBUNPALU.COM, PALU - Kenaikan Harga Bahan Bakar Minyak di Indonesia tak menyurutkan Antrean kendaraan di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Palu, Sulawesi Tengah.

Bahkan, Antrean Kendaraan roda empat maupun roda dua masih mengular hingga ke badan jalan.

Truk parkir di sekitar SPBU juga masih ditemukan di sejumlah titik perkotaan maupun kabupaten.

Menanggapi persoalan itu, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah bersama Forkopimda menggelar rapat bersama Organda dan Pertamina.

Rapat tersebut berlangsung di Ruang Kerja Gubernur Sulteng, Jl Sam Ratulangi, Kecamatan Palu Timur, Kota Palu, Senin (19/9/2022).

Dalam pertemuan tersebut, Kepala Sam Ritail Sultengbar PT Pertamina Fahri Rizal Hasibuan menyampaikan analisasa PT Pertamina dan Polda bahwa Sulawesi Tengah masuk daerah suspek area penyalagunaan BBM Subsidi

Bahkan Fahri Rizal menyebut Bareskrim Polri akan turun ke Sulawesi Tengah untuk melihat secara langsung bentuk penyalahgunaan BBM bersubsidi.

Fahri Rizal juga meminta gubernur membuat surat permintaan penambahan kuota BBM untuk mengurai antrean di SPBU.

Sementara Kapolda Sulawesi Tengah Irjen Pol Rudi Sufahriadi berencana memetakan SPBU dalam rangka mengurai persoalan antrean dan penyalahgunaan BBM Subsidi.

Dia berharap, Kabinda dan Pemda dapat membantu dalam penanganan penyalagunaan BBM Subsidi .

Kabinda Sulawesi Tengah Kolonel Inf Arman Dahlan menilai, adanya perbedaan harga BBM Solar bersubsidi dan BBM industri memicu penyalagunaan BBM.

BBM Solar subsidi seharga Rp 6.800, sementara BBM Solar Industri mencapai Rp 23 ribu.

“Banyak pihak melakukan kegiatan usaha memanfaatkan BBM Solar dengan menyalahgunakan ketimpangan harga tersebut,” ucap Kolonel Inf Arman Dahlan.

Rusdy Mastura kemudian menyampaikan enam poin Kesimpulan untuk mengatasi antrean di SBPU Kota Palu.

Adapun keenam poin itu adalah:

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved