Banggai Hari Ini

Pemkab Banggai Fokus Atasi Stunting melalui Diskusi Panel Audit Stunting

Pemkab Banggai menggelar audit stunting dan manajemen kasus stunting melalui diskusi panel di Kota Luwuk, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, Kamis (2

Penulis: Asnawi Zikri | Editor: Haqir Muhakir
Handover
Pemkab Banggai menggelar audit stunting dan manajemen kasus stunting melalui diskusi panel di Kota Luwuk, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, Kamis (22/9/2022). 

Laporan Jurnalis TribunPalu.com, Asnawi Zikri

TRIBUNPALU.COM, BANGGAI - Pemerintah Kabupaten Banggai terus berupaya melakukan pencegahan dan penanganan stunting.

Beragam program digelar agar target nasional angka stunting sebesar 14 persen dapat terwujud.

Salah satu program dari Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Kabupaten Banggai dengan menggelar audit stunting dan manajemen kasus stunting melalui diskusi panel di Kota Luwuk, Kabupaten Banggai.

Berbagai instansi vertikal maupun daerah turut dilibatkan dalam program tersebut.

Mewakili Bupati Banggai, Asisten Administrasi Umum Setda Banggai Mohamad Kamil Datu Adam menyatakan, percepatan penurunan stunting adalah setiap upaya yang mencakup intervensi spesifik dan intervensi sensitif yang dilaksanakan secara konvergen, holistik, integratif, dan berkualitas melalui kerja sama multisektor di pusat, daerah dan desa.

Baca juga: INI 2 Sosok yang Danai Jet Pribadi Brigjen Hendra Kurniawan, Keduanya Diduga Mafia Konsorsium 303

Karena itu, demi mencapai hasil yang optimal tentunya dibutuhkan dukungan dan bantuan dari semua pihak untuk percepatan penurunan stunting di Indonesia, khususnya di Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah.

"Audit kasus stunting adalah identifikasi risiko dan penyebab risiko pada kelompok sasaran berbasis surveilans atau sumber data lainnya," tuturnya.

Dalam Perpres Nomor 72 Tahun 2021 tentang percepatan penurunan stunting, mengamanatkan pendekatan pencegahan lahirnya balita stunting melalui pendampingan keluarga berisiko stunting.

Agar siklus terjadinya stunting dapat dicegah, perlu ada formulasi kebijakan dan strategi yang tepat untuk mengatasi permasalahan yang ada.

"Satu di antaranya adalah audit kasus stunting yang kita laksanakan hari ini," kata Mohamad Kamil.

Audit kasus stunting dilakukan melalui 4 kegiatan, yaitu pembentukan tim audit, pelaksanaan audit kasus stunting dan management pendampingan keluarga, serta diseminasi dan tindak lanjut.

Dalam pelaksanaan percepatan stunting di Kabupaten Banggai, diharapkan dengan adanya satu komitmen dari semua mitra kerja dan stakeholder terkait mampu memenuhi penurunan angka stunting di Sulawesi Tengah.

Serta menghasilkan satu data yang dapat menjadi acuan bagi pemerintah di tingkat daerah maupun pusat dalam penentuan intervensi jangka panjang yang tepat guna dan sasaran terciptanya Indonesia bebas stunting. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved