Liga 1

Singgung Kaesang, Pelatih PSM Tebar Psywar Jelang Hadapi Persis: Jangan Rugikan Tim Anak Presiden

Jelang laga menghadapi Persis Solo, pelatih PSM Makassar Bernardo Tavares menebar psywar.

Editor: Muh Ruliansyah
Handover
Jelang laga menghadapi Persis Solo, Pelatih PSM Makassar Bernardo Tavares menebar psywar. 

TRIBUNPALU.COM - PSM Makassar akan melakoni pertandingan lanjutan Liga 1 menghadapi Persis Solo, Kamis (29/9/2022).

Pertandingan Persis Solo vs PSM Makassar akan digelar di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah pukul 16.00 WIB.

Jelang laga menghadapi Persis Solo, pelatih PSM Makassar Bernardo Tavares menebar psywar.

Tavares meminta wasit yang memimpin pertandingan di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah, bisa berlaku adil.

Baca juga: Ketum PSSI Bocorkan Nasib Perpanjangan Kontrak Shin Tae-yong, Performa Timnas Indonesia Jadi Sorotan

Meski Persis Solo dimiliki Kaesang Pangarep yang merupakan anak ketiga Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo.

"Besok kita akan menjalani satu laga away lagi. Kalau saya jadi wasit, saya tidak akan buat kesalahan yang akan merugikan tim dari anaknya presiden," ucapnya saat konferensi pers, Rabu (28/9/2022).

Pelatih berpaspor Portugal ingin kedua kesebelasan bertanding di lapangan secara adil. Wasit tak membantu PSM Makassar dan Persis Solo.

Wasit juga harus menghormati pemain kedua kubu dan staf tim.

"Apa yang saya mau, wasit membiarkan kedua tim bermain dengan fair. Saya tidak mau dibantu oleh wasit. Biarkan dua tim bertarung dengan fair di lapangan dan respek pekerjaan kami, respek pemain PSM, respek pemain Persis, serta respek staf yang telah bekerja," katanya.

Kritikan pedas Tavares tak lepas dari keputusan wasit yang merugikan timnya di dua laga away, lawan Persik Kediri dan Dewa United.

Terkadang ia bingung dengan aturan yang berlaku di sepak bola Indonesia.

"Saya harus tekankan kembali, dua pertandingan away dilakukan, kalian bisa lihat dengan mata kepala banyak kesalahan dilakukan perangkat pertandingan, dan ini luar biasa banyaknya. Sampai saya kadang tidak mengerti aturan mana sebenarnya mereka ikuti. Aturan mana mereka terapkan di sepak bola," ujarnya.

Juru taktik 42 tahun ini membeberkan beberapa keputusan wasit yang keliru ketika lawan Dewa United.

Mulai dari Kenzo Nambu yang ditendang dari belakang di dalam kotak penalti. Sundulan Yuran Fernandes yang menyentuh pemain belakang, bola keluar dan harusnya tendangan sudut. Namun, wasit memberi tendangan gawang.

Halaman
12
Sumber: Tribun Timur
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved