Gempa Bumi
Dampak Gempa Cianjur: 14 Korban Tewas, Mobil Tertimpa Longsor
Kepala BMKG Dwikorita Karnawati Dwikorita menduga, Gempa Bumi itu dari pergerakan dari Sesar Cimandiri yang bergerak kembali.
TRIBUNPALU.COM, PALU - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut Gempa Cianjur, Jawa Barat, diakibatkan patahan geser.
Kepala BMKG Dwikorita Karnawati Dwikorita menduga, Gempa Bumi itu dari pergerakan dari Sesar Cimandiri yang bergerak kembali.
"Kami mohon yang berada dalam gedung untuk keluar saja untuk menghindari kemungkinan gempa susulan,” kata Dwikorita di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (21/11/2022).
Baca juga: Gempa Bumi Magnitudo 5,6 Terjadi di Wilayah Cianjur, Jawa Barat, BMKG: Waspadai Gempa Susulan
BMKG merilis Gempa Cianjur susulan mencapai 25 kali pada rentang 4 sampai 1,8 magnitudo usai gempa kuat.
Hingga pukul 17.30 Wita, diketahui 14 warga tewas tertimpa reruntuhan usai Gempa Cianjur.
Selain korban jiwa, 17 warga juga dilaporkan mengalami luka ringan hingga berat.
Data sementara BMKG Cianjur menyebut 80 bangunan rusak di sejumlah titik.
Termasuk atap Universitas Suryakancana Cianjur ambruk.
Bahkan ada video beredar mobil tertimpa material longsor di kawasan Cugenang.(*)