Bharada Eliezer Sempat Berdoa Sebelum Tembak Brigadir J: Ubah Pikiran Pak Sambo, ya Tuhan!

Sebelum eksekusi dilakukan, Eliezer sempat berdoa supaya Ferdy Sambo berubah pikiran dan tidak jadi membunuh Brigadir J.

Editor: Putri Safitri
WARTA KOTA/YULIANTO
Terdakwa Bharada Richard Eliezer atau Bharada E berbincang dengan penasihat hukumnya saat menghadiri sidang lanjutan kasus pembunuhan berencana Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jakarta, Senin (7/11/2022). 

TRIBUNPALU.COM - Begini kesaksian lanjutan Bharada Eliezer terkait kasus pembunuhan Brigadir J yang menyeret Ferdy Sambo.

Diketahui Bharada Eliezer kembali memberikan kesaksian atas kasus penembakan Brigadir J di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (30/11/2022).

Sambil menangis dengan suara terisak, Bharada Eliezer mengungkapkan kronologi eksekusi penembakan Brigadir J oleh Ferdy Sambo.

Sebelum eksekusi dilakukan, Bharada Eliezer sempat berdoa supaya Ferdy Sambo berubah pikiran dan tidak jadi membunuh Brigadir J.

Sepulang dari Magelang, Bharada Eliezer sempat merasa kalut usai diminta Ferdy Sambo mengeksekusi rekan ajudannya sendiri.

Bharada Eliezer menceritakan bila ia sempat berdoa di dalam toilet, berharap Ferdy Sambo membatalkan niatnya.

"Saya masuk ke toilet, saya berdoa. 'Tuhan, kalau bisa ubah pikirannya Pak Sambo, ya Tuhan! Biar enggak jadi, gak jadi nembak'," ujar Bharada Eliezer dengan suara tercekat, seperti dikutip Grid.ID dari Kompas TV, Rabu (30/11/2022).

Bharada E akan bertemu langsung dengan keluarga Brigadir J dalam persidangan, Selasa (25/10/2022).
Bharada E akan bertemu langsung dengan keluarga Brigadir J dalam persidangan, Selasa (25/10/2022). (Handover)

Saat itu Bharada Eliezer merasa ketakutan dan tidak tahu harus bercerita kepada siapa.

"Karena saya takut juga, saya enggak tahu mau cerita ke siapa lagi. Saya beraninya berdoa saja," sambungnya.

Setelah keluar dari toilet, Bharada Eliezer kemudian diberitahu untuk segera menemani Putri Candrawati ke rumah Duren Tiga dari Saguling.

Bharada Eliezer kembali berkaca-kaca saat memberi kesaksian detik-detik dirinya menembak Brigadir J.

Saat itu Ferdy Sambo masuk ke ruangan dengan memegang leher Brigadir J dan memintanya untuk berlutut.

Dengan kebigungan Brigadir J sempat bertanya apa yang sebenarnya terjadi.

Setelah itu, Bharada Eliezer diminta untuk cepat menembak rekan sesama ajudannya tersebut.

Halaman
12
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved