Jumat, 10 April 2026

Sulteng Hari Ini

Pengurus Daerah Ikatan Pustakawan Indonesia Dikukuhkan, Gubernur Sulteng Singgung Hal Ini

Gubernur Rusdy Mastura diwakili Plt Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi dan Pembangunan Abdul Raaf Malik memberi selamat atas pengukuhan Pengurus Daerah

Editor: Haqir Muhakir
Handover
Gubernur Rusdy Mastura diwakili Plt Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi dan Pembangunan Abdul Raaf Malik memberi selamat atas pengukuhan Pengurus Daerah Ikatan Pustakawan Indonesia (PD-IPI) Provinsi Sulteng. 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Jolinda Amoreka

TRIBUNPALU.COM, PALU - Gubernur Rusdy Mastura diwakili Plt Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi dan Pembangunan Abdul Raaf Malik memberi selamat atas pengukuhan Pengurus Daerah Ikatan Pustakawan Indonesia (PD-IPI) Provinsi Sulteng.

Pengukuhan bertempat di Hotel Jazz, Jalan Zebra II, Kelurahan Birobuli Utara, Kecamatan Palu Selatan, Kota Palu Selasa (27/12/2022).

Alimudin Paada menjadi ketua Pengurus Daerah Ikatan Pustakawan Indonesia (PD-IPI) Provinsi Sulteng untuk periode 2022-2025. 

"Semoga PD-IPI Sulteng menjadi wadah pergerakan para pustakawan dalam berkomunikasi, berprestasi dan berkolaborasi dengan berbagai pihak, utamanya sebagai mitra pemerintah daerah sehingga dapat meningkatkan kualitas perpustakaan serta minat baca masyarakat," harap Abdul Raaf Malik.

Baca juga: Hasil Seleksi 8 Kepala OPD Kota Palu Diumumkan Besok

Plt Staf Ahli Abdul Raaf Malik yang mewakili Gubernur meminta wadah perkumpulan pustakawan ini berkontribusi dalam percepatan transformasi perpustakaan daerah berbasis inklusi sosial.

"Utamanya mendukung kegiatan membaca sebagai suatu kebutuhan dan gaya hidup yang memberikan kontribusi terhadap peningkatan kualitas SDM kita," tambah Abdul Raaf Malik.

Serupa dengan arahan gubernur, Ketua Umum IPI Syamsul Bahri meminta pengurus daerah mengembangkan inovasi dan profesionalisme supaya pustakawan tetap bertahan di era disruptif.

"Agar kita tidak dikalahkan teknologi maka Kita harus meningkatkan kompetensi pustakawan," saran Beliau supaya profesi pustakawan tidak ditenggelamkan kemajuan teknologi.Syamsul Bahri.

Sementra itu, Ketua PD-IPI Sulteng Alimudin Paada mengatakan bahwa kebutuhan masyarakat terhadap buku bacaan tetap tinggi utamanya di daerah-daerah pelosok yang belum memiliki sarana telekomunikasi memadai.

"Buku masih dibutuhkan walau sekarang era android dan juga menjadi tantangan kita bagaimana mendorong orang menulis buku ditengah perkembangan teknologi ini," tandas Alimudin Paada. 

Turut hadir di acara tersebut Akademisi Untad Slamet Riadi Cante, Penulis Novel Cinta di Tengah Likuifaksi Hamzah Rudji, Kadis Perpustakaan Sulteng I Nyoman Sriadijaya serta undangan lainnya. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved