Rombongan Kapolda Jambi Berhasil Dievakuasi, 54 Jam Terjebak di Hutan Kerinci
Rombongan yang jadi korban kecelakaan helikopter Kapolda Jambi Irjen Pol Rusdi Hartono sudah berhasil dievakuasi pada Senin (21/2/2023).
TRIBUNPALU.COM - Rombongan yang jadi korban kecelakaan helikopter Kapolda Jambi Irjen Pol Rusdi Hartono sudah berhasil dievakuasi.
Seluruh korban dari penumpang helikopter Super Bell 300 yang mendarat darurat di kawasan hutan Gunung Kerinci telah berhasil dievakuasi pada Senin (21/2/2023) tepatnya pukul 17.46 WIB.
Danrem 042/Gapu Brigjen TNI Supriono mengatakan korban yang berhasil dievakuasi adalah dua penumpang, yakni Korspripim Kompol Ayani dan mekanik Aipda Susilo, menyusul Kapolda Jambi Irjen Pol Rusdi Hartono yang telah lebih dulu dievakuasi oleh Tim SAR.
"Alhamdulillah hari ini, tepatnya sampai dengan jam sekarang seluruh korban dapat kita evakuasi," ungkap Supriono.
Adapun ia menyampaikan Kapolda Jambi Irjen Pol Rusdi Hartono telah berhasil dievakuasi pada pukul 16.30 WIB dalam keadaan sadar.
"Kapolda Jambi tadi pada pukul 16.30 WIB sudah kita evakuasi," tuturnya.
Sebagai informasi, helikopter Super Bell 300 yang membawa delapan penumpang mendarat darurat di kawasan hutan Gunung Kerinci.
Kedepalan orang tersebut diantaranya Kapolda Jambi Irjen Pol Rusdi Hartono, Dirreskrimum Polda Jambi Kombes Pol Andri Ananta Yudhistira, Dirpolairud Polda Jambi, Kombes Pol Michael Mumbunan, Korspripim Polda Jambi Kompol Ayani, ADC Briptu Muhardi Aditya.
Selain itu ada juga tiga kru heli yakni pilot, AKP Ali Nurdin S Harahap, co-pilot AKP Amos Freddy P Sitompul, dan mekanik Aipda Susilo.
54 Jam Terjebak di Hutan Kerinci
Kapolda Jambi Irjen Pol Rusdi Hartono berhasil diveakuasi setelah 54 jam terjebak di hutan area Bukit Tamiai, Kerinci, Jambi
Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi empat korban insiden helikopter rombongan yang mendarat darurat ini.
Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadhan mengatakan keempat korban berhasil diangkat menggunakan tali.
"Proses evakuasi disampaikan menggunkan metode hoist atau alat bantu angkat beban dengan menggunakan teknik replik, jadi tali dari helikopter ke bawah dan ditarik ke atas," kata Ramadhan kepada wartawan, Selasa (21/2/2023).
Ramadhan mengatakan dua korban pertama berhasil dievakuasi sekira pukul 14.27 WIB dengan menggunakan Helikopter milik Polri.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/Evakuasi-rombongan-Kapolda-Jambi.jpg)