Wisata Sulteng
Sigi Punya Spot Wisata Baru di Kalukubula, Habiskan Anggaran Rp 12 Miliar
Simbol Taiganja melambangkan kekuatan, keberanian, kesuburan/ kesejahteraan, status sosial, keamanan, keadilan, kedamaian dan Kehormatan.
Laporan Wartawan TribunPalu.com, Moh Salam
TRIBUNPALU.COM, SIGI - Pembangunan Ruang Terbuka Hijau alias RTH di Desa Kalukubula, Kecamatan Sigi Biromaru, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, hampir rampung, Rabu (8/3/2023).
Pantauan TribunPalu.com, sejumlah pekerja terus merapikan dan melakukan finishing pengerjaan RTH tersebut.
Dalam pekarangan RTH tersebut terdapat taman bermain anak, tempat jualan UMKM sebanyak 10 lost, Kamar mandi serta WC dan sebuah tugu simbol Taiganja.
Simbol Taiganja melambangkan kekuatan, keberanian, kesuburan/ kesejahteraan, status sosial, keamanan, keadilan, kedamaian dan Kehormatan.
Informasi dihimpun TribunPalu.com, Pembangunan ruang terbuka hijau (RTH) Kalukubula menggunakan Dana Alokasi Umum alias DAU 2022.
Nilai Kontrak pembangunan RTH Desa Kalukubula itu sebesar Rp 12.237.755.167.
Baca juga: DPRD Palu Rapat Dengar Pendapat, Penyintas Bencana Kelurahan Layana Sampaikan Keluhan Ini
Kontrak pengerjaan sejak 1 Juli 2022 dengan waktu pelaksanaan 180 hari kalender dengan dan Kontraktor Pelaksana adalah CV Nisa Dika Membangun.
Rencananya, RTH Desa Kalukubula itu akan segera diresmikan oleh Bupati Sigi Mohamad Irwan Lapatta dalam waktu dekat.
Diketahui Pemerintah Kabupaten Sigi bakal menjadikan bantaran sungai di Desa Kalukubula, Kecamatan Sigi Biromaru menjadi lokasi wisata.
Wakil Bupati Sigi Samuel Yansen Pongi mengatakan, pembangunan dan penataan bantaran Sungai Kalukubula mulai dikerjakan awal 2023 dan dapat dibuka segera.
"Tahun 2023 ini kami akan mengenjot wisata Sungai Kalukubula dan kami berharap itu bisa fungsional. Karena berharap hadirnya wisata sungai itu bisa menjadi daya tarik khusus untuk masyarakat Sigi dan Kota Palu yang ingin berwisata dipinggir air," ujar Wabup Samuel Yansen Pongi.
Pria kelahiran 15 Juni 1975 itu menjelaskan, hadirnya wisata sungai dengan bernuansa air akan menarik masyarakat untuk datang mengunjungi lokasi tersebut.
Baca juga: Disperindag Sulteng Beri Pelatihan GMP untuk IKM, Ini Tujuannya
"Kita tahu bersama seputaran Talise tempat wisata dulu kan sampai sekarang masih enggan orang kesana maka kami hadirkan tempat wisata baru namanya Wisata Sungai Kalukubula. Sekarang sementara pembangunan dan tahun ini kita selesaikan, kami berusaha untuk fungsional sehingga itu bisa terlihat," kata Samuel.
Mantan Kadis Koperasi dan UMKM Sigi itu berharap, adanya wisata di bantaran Sungai Kalukubula dapat meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar.
"Ini juga bisa menjadi adanya ruang ekonomi baru, kemudian kami berharap dukungan dari pemerintah Sulawesi Tengah," tuturnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/RTH-Desa-Kalukubula.jpg)