Minggu, 26 April 2026

Sulteng Hari Ini

Gubernur Anwar Hafid Buka Networking of Tenun di Desa Towale Donggala

Kegiatan itu menghadirkan Founder dan Creator Eco Fashion Week Australia (EFWA), Zulhal Kuvan-Mills, bersama rombongan. 

Penulis: Misna Jayanti | Editor: mahyuddin
Misna/TribunPalu/Misna Jayanti
TENUN DONGGALA - Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, membuka Event Networking of Tenun Central Sulawesi di Pantai Karampuana, Desa Towale, Kecamatan Banawa Tengah, Kabupaten Donggala, Selasa (9/12/2025). Kegiatan itu menghadirkan Founder dan Creator Eco Fashion Week Australia (EFWA), Zulhal Kuvan-Mills, bersama rombongan.  

Laporan Wartawan TribunPalu, Misna Jayanti

TRIBUNPALU.COM, DONGGALA - Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, membuka Event Networking of Tenun Central Sulawesi di Pantai Karampuana, Desa Towale, Kecamatan Banawa Tengah, Kabupaten Donggala, Selasa (9/12/2025).

Kegiatan itu menghadirkan Founder dan Creator Eco Fashion Week Australia (EFWA), Zulhal Kuvan-Mills, bersama rombongan. 

“Selamat datang kepada Ibu Zulhal Kuvan-Mills di Sulawesi Tengah. Kehadiran beliau menjadi kehormatan besar bagi kita,” ujar Anwar Hafid dalam sambutannya.

Anwar menyebut  Event Networking of Tenun Central Sulawesi bukan sekadar ajang perayaan, melainkan ruang belajar, inspirasi, dan peningkatan kualitas karya tenun lokal. 

Baca juga: BPN Sulteng dan Kepolisian Perkuat Sinergi Melalui FGD Penanganan Permasalahan Tanah

Menurutnya, Zulhal adalah tokoh yang konsisten memperjuangkan konsep eco-fashion dan membuka peluang kolaborasi internasional bagi para penenun dan desainer Sulteng.

Ia menilai, Tenun Donggala, Kulawi, Lore, Bomba, hingga Nambo memiliki nilai sejarah dan filosofi yang harus terus dijaga. 

“Setiap helai benang adalah simbol ketekunan dan kearifan lokal. Ini harus kita angkat ke panggung nasional maupun internasional,” ungkap Anwar.

Melalui kegiatan itu, Anwar Hafid berharap tenun Sulteng dapat dipasarkan secara global sebagai living heritage. 

Pemerintah Provinsi terus mendorong pelaku UMKM melalui pelatihan, standardisasi produk, pemasaran digital, hingga dukungan ekspor.

Anwar Hafid juga berharap kegiatan itu dapat melahirkan ekosistem bisnis yang kuat, peningkatan kualitas dan nilai tambah tenun lokal.

Selain itu, integrasi pariwisata dan ekonomi kreatif, khususnya mengangkat Desa Towale sebagai contoh sukses pengembangan wisata berbasis budaya.

“Mari kita jadikan tenun Sulawesi Tengah sebagai tuan rumah di negeri sendiri dan duta di mata dunia. Dengan inovasi dan harmoni budaya, Insya Allah Sulteng akan semakin maju dan berkelanjutan,” pungkas Anwar Hafid.(*)

Sumber: Tribun Palu
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved