Mudik Lebaran

Basarnas Palu Siagakan Seluruh Personel, Antisipasi Kondisi Kedaruratan Selama Mudik Lebaran 2023

Kantor Pencarian dan Pertolongan alias Basarnas Palu siagakan seluruh personelnya di di pos pemantauan mudik Lebaran 2023, Kamis (13/4/2023) pagi.

|
Editor: Haqir Muhakir
Handover
Kantor Pencarian dan Pertolongan alias Basarnas Palu siagakan seluruh personelnya di di pos pemantauan mudik Lebaran 2023, Kamis (13/4/2023) pagi. 

TRIBUNPALU.COM, PALU - Kantor Pencarian dan Pertolongan alias Basarnas Palu siagakan seluruh personelnya di pos pemantauan mudik Lebaran 2023, Kamis (13/4/2023) pagi.

Seluruh personel itu ikut apel siaga yang dipimpin Kepala Kantor Basarnas Palu, Andrias Hendrik Johannes di kantornya Jl Elang, Kelurahan Birobuli Utara, Kecamatan Palu Selatan, Kota Palu.

Kepala Kantor Basarnas Palu, Andrias Hendrik Johanne megatakan, apel siaga khusus dilaksanakan sebagaimana tahun-tahun sebelumnya menjelang hari raya Idul Fitri.

"Yaitu untuk mengantisipasi terjadinya kondisi kedaruratan selama masa angkutan Lebaran 2023," jelasnya.

Kantor Pencarian dan Pertolonganalias Basarnas Palu sidsdsa
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan alias Basarnas Palu saat memeriksa perlengkapan personel di apel siaga Lebaran, Kamis (13/4/2023) pagi.

Andrias Hendrik Johannes menjelaskan, Siaga SAR Khusus dilaksanakan selama 20 hari, dimulai dari tanggal 13 April sampai 3 Mei 2023 mendatang.

Sebab kata dia, puncak arus mudik diprediksi akan terjadi pada tanggal 19 - 21 April 2023.

Sedangkan puncak arus balik gelombang pertama diperkirakan pada tanggal 24 – 25 April 2023, dan gelombang kedua pada tanggal 30 April – 1 Mei 2023.

"Siaga SAR Khusus Lebaran merupakan agenda rutin yang kita laksanakan setiap tahun, namun demikian, tugas ini jangan hanya menjadi rutinitas yang monoton tetapi harus mampu menjawab potensi ancaman kedaruratan yang mungkin terjadi," ujarnya.

"Terutama di pelabuhan-pelabuhan penyeberangan, ruas jalan jalur mudik, dan lokasi-lokasi pariwisata yang menjadi titik kumpul masyarakat. Untuk itu, agar menyiapkan seluruh sumber daya, baik personil maupun sarana-prasarana agar siap operasi mengantisipasi terjadinya kondisi darurat selama masa Angkutan Lebaran sesuai dengan prinsip pelayanan quick response of SAR," tambahnya.

Baca juga: Perayaan HUT Sulteng Dirangkaikan Launching Logo Gernas BBI dan BBWI 2023

Andrias Hendrik Johannes mengungkapkan, total personel Kantor Basarnas Palu saat ini berjumlah 87 orang.

Mereka semuanya akan menyebar keseluruh kabupaten/kota se Sulawesi Tengah.

Khusus untuk Kota Palu lanjutnya, personel SAR ditempat di pos yang dibangun pemerintah maupun Polri, seperti bandara, pelabuhan dan sejumlah titik jalue mudik akses darat.

"Sedangkan di kabupaten perseonel akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan bergabung di pos mudik Lebaran," tambahnya. 

Sementara itu alat SAR yang digunakan dalam siaga SAR khusus mencakup alut SAR secara keseluruhan seperti kendaraan roda empat, kendaraan roda dua, Rigid Implatable Boat (RIB) dan KN SAR Bhisma yang saat ini bersandar di pelabuhan Luwuk dan akan mengcover wilayah Luwuk dan sekitarnya.

“Saya harapkan kepada masyarakat untuk menyimpan nomor emergency call 115 Basarnas di ponsel untuk mengantisipasi agar saat membutuhkan layanan SAR agar menghubungi nomor tersebut dimana emergency call 115 merupakan layanan bebas pulsa,” Sambung Andrias. (*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved