Sulteng Hari Ini

PMII Sulteng Desak Presiden Copot Kapolri Usai Insiden Ojol Tewas Tertabrak Rantis Brimob

Insiden yang menewaskan seorang warga itu bukan hanya melukai hati keluarga korban, tetapi juga mencederai rasa keadilan masyarakat. 

Penulis: Ismet Togean 20 | Editor: Regina Goldie
HANDOVER
Ketua Pengurus Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PKC PMII) Sulawesi Tengah, Moh Fhadel, mendesak Presiden Prabowo Subianto segera mencopot Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Listyo Sigit Prabowo.  

Laporan Wartawan Tribunpalu.com, Ismet  

TRIBUNPALU.COM, PALU – Ketua Pengurus Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PKC PMII) Sulawesi Tengah, Moh Fhadel, mendesak Presiden Prabowo Subianto segera mencopot Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Listyo Sigit Prabowo

Desakan itu disampaikan Fhadel pada Sabtu (30/8/2025), menyusul kasus meninggalnya seorang pengemudi ojek online (ojol), diduga tertabrak kendaraan taktis (rantis) milik Brimob Menurut Fhadel, peristiwa tragis tersebut menunjukkan lemahnya pengendalian aparat kepolisian di lapangan.

Baca juga: BGTK Sulteng Tegaskan Komitmen Siapkan Guru Adaptif dan Inklusif Lewat PPG

“Saya menilai kejadian ini adalah bentuk kegagalan Kapolri. Maka dari itu, kami mendesak Presiden Prabowo segera mencopot Kapolri dari jabatannya,” tegas Fhadel. 

Ia menambahkan, insiden yang menewaskan seorang warga itu bukan hanya melukai hati keluarga korban, tetapi juga mencederai rasa keadilan masyarakat. 

“Desakan ini muncul sebagai wujud kekecewaan kami terhadap Kapolri, karena tragedi semacam ini tidak boleh lagi terulang,” lanjutnya.  

Hingga berita ini diturunkan, Presiden Prabowo Subianto belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait desakan pencopotan Kapolri yang disuarakan PKC PMII Sulawesi Tengah. (*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved