Sulteng Hari Ini
Kain Kulit Kayu asal Sulteng Diklaim Terbaik, Museum Negeri Sulteng Harap Ada Seminar Internasional
Kepala UPT Taman Budaya Museum Negeri Sulteng, Ahmad M Tanjung menyebut kain kulit kayu adalah peradaban yang masih ada sampai saat ini.
Laporan Wartawan TribunPalu, Rian Afdhal
TRIBUNPALU.COM, PALU - Kepala UPT Taman Budaya Museum Negeri Sulteng, Ahmad M Tanjung menyebut kain kulit kayu adalah peradaban yang masih ada sampai saat ini.
Bahkan, kain kulit kayu dari Sulteng ini sudah pernah di teliti oleh Sakamoto peneliti dari Negara Jepang.
Dari hasil penelitiannya disebutkan bahwa kain kulit kayu terbaik di dunia ada di Provinsi Sulteng.
"Dia pernah datang dan buat penelitian, kemarin tahun 2022 dia datang kesini," ucapnya kepada TribunPalu, Senin (31/7/2023).
Baca juga: Warga Tolau Buol Tolak Caleg DPR RI saat Hendak Sosialisasi, Kecewa dengan Janji Perbaikan Jalan
Ahmad juga berharap nantinya kain kulit kayu ini bisa dibuatkan seminar internasional. Pasalnya masing-masing negara mengklaim bahwa kain kulitnya yang tertua.
"Sehingga seminar itu perlu diadakan untuk bisa menyimpulkan Negara mana sebenarnya yang tertua, jadi bisa dipertemukan pra ahli, kalau kita mengklaim sesuai dengan penelitian yang sementara ini," ujarnya.
Dia menambahkan, uniknya kulit kain kayu dibandingkan dengan megalit bisa dilihat dari peradabannya.
"Kalau megalit itu peradabannya sudah terputus, tapi kalau kain kulit kayu ini peradabannya masih bisa kita temukan pembuatannya dan hanya beberapa saja pohon saja di sulteng," tuturnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/Kepala-UPT-Taman-Budaya-Museum-Negeri-Sulteng-Ahmad-Mda.jpg)