Pemuda Sigi Habisi Nyawa Pacar

Lengkapi Alat Bukti Kasus Pembunuhan di Desa Beka Sigi, Polisi Olah Lokasi Kejadian

Polisi langsung menuju loksai kejadian pembunuhan di Desa Beka usai mendapatkan laporan masyarakat.

|
Editor: mahyuddin
handover
Unit Reskrim Polsek Marawola dan Polres Sigi mengumpulkan bukti terkait kasus pembunuhan di Desa Beka, Kecamatan Marawola, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah. 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Moh Salam 

TRIBUNPALU.COM, SIGI - Unit Reskrim Polsek Marawola dan Polres Sigi mengumpulkan bukti terkait kasus Pembunuhan di Desa Beka, Kecamatan Marawola, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah.

Kasi Humas Polres Sigi AKP Ferry Triyanto mengatakan, polisi langsung menuju loksai kejadian Pembunuhan di Desa Beka usai mendapatkan laporan masyarakat.

"Polisi Langsung bergerak mengecek kondisi korban di rumah sakit dan sebagian lagi langsung mencari keberadaan tersangka YS dan berhasil tertangkap," Kata AKP Ferry Triyanto, Senin (31/7/2023).

AKP Ferry Triyanto menjelaskan, saat di rumah pelaku polisi langsung melakukan olah kejadian perkara.

Diketahui Polisi menangkap terduga pelaku Pembunuhan warga Sibedi, Kecamatan Marawola, Kabupaten Sigi.

Pelaku berinisial YS berusia 22 tahun merupakan warga desa Beka Kecamatan Marawola ditangkap Minggu (30/7/2023) siang.

Baca juga: BREAKING NEWS: Pemuda 22 Tahun di Sigi Sulteng Habisi Nyawa Pacar karena Dituduh Selingkuh

AKP Ferry Triyanto mengatakan, korban berinisial KF tahun 20 tahun.

Kejadian bermula saat pelaku YS mendatangi rumah orangtua korban KF pada Sabtu (28/7/2023) pukul 19.00 Wita di desa Porame Kecamatan Kinovaro. 

"Jadi pelaku YS ini kerumah orangtua korban untuk mengajak korban KF kerumah pelaku YS di Beka, tapi korban menolak, " kata AKP Ferry Triyanto.

Korban KF dipanggil pelaku YS ke Dusun 2 Desa Beka.

Pertemuan keduanya berlangsung di rumah YS.

Korban KF menuduh YS berselingkuh dengan perempuan lain.

Keduanya pun beradu mulut hingga YS memukul KF di bagian wajah, paha dan dada berkali-kali.

Baca juga: Nasib Dokter yang Emosi hingga Pukul Balita karena Catur: Dicopot Jabatan hingga Dipecat dari RS

Usai pemukulan itu, pelaku ke rumah neneknya yang tak jauh dari lokasi kejadian.

Pelaku meninggalkan korban yang sementara merintih kesakitan.

Namun, 10 menit kemudian, korban KF ditemukan tak sadarkan diri.

"Korban KF yang telah hilang kesadaran dan mengeluarkan darah melalui mulut dan hidungnya, pelaku bergegas membawa korban ke RS Alkhairaat Sis Al Jufri guna mendapatkan pertolongan medis, namun pukul 07.30 Wita korban meninggal dunia, " ujar AKP Ferry Triyanto.(*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved