Pengungsi Gempa Sigi
Pengungsi Gempa Sigi di Lembantongoa Terjangkit ISPA dan Hipertensi
Nakes yang bertugas di Pos pelayanan di Lembantongoa maupun Kamarora adalah tim gabungan
Laporan Wartawan TribunPalu.com, Moh Salam
TRIBUNPALU.COM, SIGI - Pengungsi Gempa Sigi di Desa Lembantongoa, Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, terjangkit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).
Sekretaris Dinkes Sigi dr Rika F Sakarudin mengatakan, ada dua posko pelayanan kesehatan Pengungsi Gempa Sigi.
Selain di Desa Lambantongoa, ada juga di Desa Kamarora, Kecamatan Nokilalaki.
"Laporan masuk dari petugas kesehatan di lapangan bahwa pasien yang dilayani rata-rata dengan penyakit ISPA, hipertensi dan nyeri tulang," kata dr Rika, Senin (14/8/2023).
Baca juga: Prajurit TNI Bantu Dorong Mobil Relawan Terjebak di Lembantongoa Sigi
Kata Sekretaris Dinkes Sigi itu, Nakes yang bertugas di Pos pelayanan di Lembantongoa maupun Kamarora adalah tim gabungan terdiri dari Dinas Kesehatan Sigi, Puskesmas Banpres dan Puskesmas Nokilalaki serta PSC 119 Kabupaten Sigi.
Menurutnya, masyarakat yang datang ke pos kesehatan tak hanya memeriksa kesehatan namun untuk meminta vitamin.
"Untuk kebutuhan obat-obatan di pos pelayanan kesehatan di Lembantongoa dan Kamarora masih cukup, Nakes yang bertugas di pos pelayanan selalu berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan," tutur Rika.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/Pengungsi-Gempa-Sigi-Berobat.jpg)