Sulteng Hari Ini
RAPBD Perubahan Sulteng Tahun 2023 Naik 7 Persen atau Rp364,9 Miliar
Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Perubahan Sulawesi Tengah tahun 2023 mengalami peningkatan.
Penulis: Lisna Ali | Editor: Haqir Muhakir
Laporan Wartawan TribunPalu.com, Lisna
TRIBUNPALU.COM, PALU - Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Perubahan Sulawesi Tengah tahun 2023 mengalami peningkatan.
Hal itu terlihat pada anggaran belanja yang mengalami kenaikan sebesar 7 persen atau sebesar Rp364,902 Miliar.
Peningkatan rencana anggaran belanja terdiri dari belanja operasi dari Rp3,666 triliun, naik menjadi Rp3,940 triliun.
Artinya naik Rp274,696 miliar atau sekitar 7 persen.
Baca juga: Gelar Apel Juru Parkir se Kota Palu, Dandim: Tidak Ada Tempat Premanisme
Kemudian belanja modal yang semula dianggarkan sebesar Rp835,439 miliar, menjadi Rp882,541 miliar alias mengalami kenaikan sebesar Rp47,102 miliar lebih atau 6 persen.
Secara keseluruhan perubahan belanja tahun 2023, semula dianggarkan sebesar Rp5,182 triliun, naik sebesar Rp5,547 triliun.
Sementara belanja tidak terduga mengalami penurunan yaitu sebelumnya dianggarkan sebesar Rp10 miliar, turun menjadi Rp7,104 miliar.
Di sisi lain, pendapatan juga mengalami perubahan.
Rencana pendapatan yang semula dianggarkan sebesar Rp4,493 triliun lebih, menjadi Rp4,778 triliun lebih atau naik sebesar Rp285,75 miliar lebih atau 6 persen.
“Beberapa kenaikan pendapatan karena pada komponen pendapatan asli daerah serta perubahan alokasi transfer pemerintah pusat ke daerah,” jelas Sekretaris Daerah Novalina saat membacakan nota Ranperda APBD perubahan 2023, Selasa (5/9/2023).
Baca juga: Pelaku Usaha Kehutanan di Sulteng Diajak Gunakan Sistem Berbasis OSS
Adapun Pendapatan Asli Daerah (PAD) naik 13 persen, semula dianggarkan sebesar Rp1,701 triliun lebih menjadi Rp1,915 triliun lebih.
Peningkatan PAD ini didominasi oleh retribusi daerah yaitu sebesar Rp19,236 miliar naik sebesar 11 persen menjadi Rp21,420 miliar lebih.
Sementara pajak daerah semula dianggarkan sebesar Rp1,2 triliun, menjadi Rp1,3 triliun lebih atau mengalami kenaikan sebesar 8 persen.
Pada item hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan, juga turut mengalami kenaikan pada perubahan APBD Tahun 2023. Semula dianggarkan sebesar Rp175 miliar, naik menjadi Rp276,180 miliar.
Sementara, bagian pendapatan transfer semula dianggarkan sebesar Rp2,787 triliun lebih, naik menjadi Rp2,859 triliun. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/Rancangan-Anggaran-Pendapatan-dan-Belanja-Daerah-RAPBDd.jpg)