Liga Spanyol
Jelang El Clasico, Pemain Muda Barcelona Bakal Pecahkan Rekor yang Sudah Bertahan 82 Tahun
Pemain muda Barcelona, Lamine Yamal, berpotensi menciptakan rekor baru jika dia diberikan kesempatan bermain dalam El Clasico pada Sabtu (28/10/2023).
TRIBUNPALU.COM - Pemain muda Barcelona, Lamine Yamal, berpotensi menciptakan rekor baru jika dia diberikan kesempatan bermain dalam El Clasico pada Sabtu (28/10/2023) malam WIB.
Lamine Yamal berpeluang menjadi pemain termuda sepanjang sejarah yang berlaga melawan Real Madrid dalam pertandingan El Clasico pada usia 16 tahun.
Pertandingan sengit antara kedua rival ini akan berlangsung di Stadion Olimpic Lluis Companys dalam lanjutan Liga Spanyol.
Rekor sebelumnya telah bertahan cukup lama dan dipegang oleh Vicente Martinez sejak tahun 1941.
Jika dihitung, rekor itu sudah bertahan selama 82 tahun.
Martinez, yang semasa hidupnya membela Barcelona, Sabadell, Nastic, Balompedica Linense atau Sant Andre, melakoni debut di El Clasico dalam usia 16 tahun dan 278 hari pada 9 Oktober 1941.
Yamal bisa mengambil alih rekor Vicente Martinez jika diturunkan pada pertandingan nanti.
Dia adalah pemain termuda di antara skuad Barcelona dan Real Madrid saat ini dengan usia 16 tahun, 3 bulan, dan 15 hari.
Jebolan La Masia itu telah banyak memecahkan rekor sejak ia melakukan debut, baik di klub maupun timnas.
Sebelumnya, Gavi menjadi pemain debutan termuda timnas Spanyol pada usia 17 tahun, tetapi sudah dipecahkan oleh Yamal.
Ia sudah memecahkan rekor di Liga Spanyol dan kancah Eropa, kemudian namanya sebentar lagi akan masuk dalam sejarah El Clasico.
"Semua yang saya lakukan, karena saya masih sangat muda, hampir menjadi sebuah rekor. Mereka memberi tahu saya, tapi yang terpenting adalah tim menang dan saya menikmatinya," jelas Yamal seperti dikutip BolaSport.com dari Marca.
Penghargaan khusus sebagai debutan termuda El Clasico ini akan melewati rekor Ansu Fati yang berada di urutan kedua, dan Raul Gonzalez setelahnya.
Yamal siap memainkan El Clasico pertamanya meskipun ia mengalami persaingan yang maksimal di lini depan.
“Tahun lalu saya hanya berpikir untuk bermain dengan tim junior dan bersenang-senang. Mustahil bagi anak berusia 15 tahun untuk membayangkan semua yang bisa saya capai sekarang,” ujar Yamal.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/Lamine-Yamal.jpg)