Sabtu, 11 April 2026

Perang Gaza

79 Wartawan Terbunuh dalam Perang Gaza, Terbaru 2 Jurnalis Asal Palestina

Dua jurnalis, Sari Mansour dan Hassouneh Saleem, tewas dalam serangan yang dilakukan oleh Israel di kamp Bureij di Jalur Gaza pada Sabtu (18/11/2023).

Handover
Ilustrasi - Dua jurnalis, Sari Mansour dan Hassouneh Saleem, tewas dalam serangan yang dilakukan oleh Israel di kamp Bureij di Jalur Gaza pada Sabtu (18/11/2023). 

TRIBUNPALU.COM - Dua jurnalis, Sari Mansour dan Hassouneh Saleem, tewas dalam serangan yang dilakukan oleh Israel di kamp Bureij di Jalur Gaza pada Sabtu (18/11/2023).

Sindikat Jurnalis Palestina (PJS) melaporkan bahwa analis politik Mustafa al-Sawwaf juga menjadi korban, bersama dengan beberapa anggota keluarganya, akibat serangan udara Israel di rumahnya di Kota Gaza.

PJS menambahkan bahwa dua putra al-Sawwaf mengalami luka parah dalam serangan tersebut.

Mereka adalah Montaser, seorang fotografer kontrak untuk media Anadolu dan Mohammad, yang juga pembuat film.

Dalam rekaman yang beredar di media sosial, PJS dan warga di kamp Bureij mengantarkan kedua jenazah jurnalis tersebut ke pemakaman.

PJS mencatat, jumlah korban tewas jurnalis Palestina oleh tentara Israel sejak 7 Oktober 2023, telah melonjak menjadi 79 orang, ditambah 29 jurnalis yang ditahan oleh Israel.

Kematian jurnalis di Jalur Gaza menggarisbawahi pentingnya menjaga kebebasan pers dan menjamin keselamatan jurnalis, yang perannya sebagai saksi mata dan komunikator global.

Berkurangnya jurnalis Palestina di Jalur Gaza memicu kekhawatiran global akan terbungkamnya suara dari pihak Palestina, dikutip dari Anadolu.

Israel Targetkan Kamp Pengungsi

Selain kamp pengungsi di Bureij, Israel juga menargetkan sejumlah kamp termasuk kamp pengungsi di Jabalia, Khan Yunis, hingga Nuseirat.

Setidaknya 15 warga Palestina tewas dalam serangan Israel terhadap Khan Younis di Jalur Gaza selatan, serta di kamp pengungsi Nuseirat pada hari Minggu (19/11/2023), menurut laporan media Palestina, WAFA.

"Lima belas warga Palestina tewas, saat fajar pada hari Minggu, setelah pesawat tempur Israel membom dua rumah di kamp Nuseirat dan Khan Yunis di Jalur Gaza,” lapor WAFA.

Setidaknya 13 warga Palestina di kamp Nuseirat tewas, termasuk seorang ibu dan anak, setelah terkena serangan udara Israel di rumah keluarga Zuhd.

Sementara beberapa lainnya terluka, setelah pemboman sebuah rumah keluarga Abu Akar di sekitar Rumah Sakit Eropa di tenggara Khan Yunis.

Hamas Palestina vs Israel

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved