Rabu, 27 Mei 2026

MotoGP

Marc Marquez Sesali Comeback di Tahun 2020: Momen Paling Buruk

Pembalap asal Spanyol, Marc Marquez, membagikan sejumlah kenangan yang telah ia raih selama 11 tahun bersama tim Repsol Honda.

Tayang:
MOTOGP.COM
Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez 

TRIBUNPALU.COM - Pembalap asal Spanyol, Marc Marquez, membagikan sejumlah kenangan yang telah ia raih selama 11 tahun bersama tim Repsol Honda, termasuk 59 kemenangan dan enam gelar juara dunia MotoGP.

Meskipun penuh dengan prestasi indah, karir Marquez juga dipenuhi dengan momen-momen sulit.

Menjelang akhir pekan terakhirnya bersama tim, Marquez diminta untuk memilih momen paling sulit.

Tidak mengherankan, ia menyebutkan insiden di Jerez pada tahun 2020 sebagai momen paling sulitnya.

Namun, untuk saat ini fokusnya sepenuhnya tertuju pada satu akhir pekan lalu bersama HRC (Honda Racing Corporation) setidaknya untuk saat ini.

"Saya minta maaf tapi saya tidak akan berbicara tentang Ducati, terutama karena saya sangat menghormati Honda dan komitmen penuh saya akan bertahan hingga lap terakhir di Valencia."

"Jadi saya hanya fokus pada akhir pekan ini dan kemudian pada Senin kami akan mulai bekerja dengan tim tahun depan," ucap Marquez.

"Saya tidak suka mengatakan bahwa ini akan menjadi balapan terakhir saya bersama Honda karena Anda tidak pernah tahu, tetapi ini akan menjadi akhir dari sebuah era."

"Dan akhir dari babak indah di mana kami telah meraih enam gelar juara dunia dalam 11 tahun. sungguh luar biasa," ujar pembalap 30 tahun itu.

 

Bukan hanya kecelakaan yang menyebabkan patah lengan pertamanya, melainkan juga upayanya untuk comeback yang terlalu cepat pada akhir pekan berikutnya.

"Momen terburuk yang akan saya katakan adalah 2020, ketika saya comeback. Itu adalah kesalahan terbesar dalam karier saya dan era panjang bersama Honda," kata Marquez dalam konferensi pers jelang MotoGP Valencia 2023 dilansir dari Crash.

"Satu-satunya tujuan tahun depan adalah menikmatinya lagi, melanjutkan karier saya," ucap Marquez.

"Ini adalah satu-satunya tujuan karena situasi yang saya alami sekarang, saya bisa 'bertahan' 1,5 tahun, satu tahun lebih (tanpa menikmati). Tetapi, tidak lebih lama lagi. Jadi inilah tujuan utamanya," aku Marquez.

"Saya tidak bisa berpikir untuk memenangkan kejuaraan karena dalam dua tahun terakhir, saya tidak memenangkan perlombaan. Jadi, kami jauh dari itu."

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved