PLN Suluttenggo

Kabar Gembira, PLN Berikan Kompensasi Bagi Pelanggan Terdampak Pemadaman Listrik di Sulawesi Tengah

El Nino mengakibatkan turunnya debit air di Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) dan Pembangkit Listrik Tenaga Mini Hidro (PLTMH)

Penulis: Fadhila Amalia | Editor: mahyuddin
Handover
Ilustrasi - PT PLN (Persero) terus berupaya menjaga pasokan listrik secara kontinyu di sistem kelistrikan Sulbagsel yang terganggu akibat fenomena El Nino. 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Fadhila

TRIBUNPALU.COM, PALU - PT PLN (Persero) terus berupaya menjaga pasokan listrik secara kontinyu di sistem kelistrikan Sulbagsel yang terganggu akibat fenomena El Nino.

El Nino mengakibatkan turunnya debit air di Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) dan Pembangkit Listrik Tenaga Mini Hidro (PLTMH) sehingga berdampak pada pengoperasian pasokan listrik.

Kemampuan PLTA turun sekitar 75 persen dari 850 Megawatt (MW) menjadi hanya 200 MW.

General Manager PLN UID Suluttenggo Ari Dartomo menyampaikan, pihaknya terus berupaya menormalkan kondisi kelistrikan di Sistem Sulbagsel dengan berbagai skema yang telah disusun oleh tim.

“PLN berkomitmen penuh untuk segera menormalkan kondisi kelistrikan di Sistem Sulbagsel dengan berbagai skema yang telah disusun,” ucap Dartomo.

Baca juga: Jadwal Pemadaman Listrik di Sulawesi Tengah 5 Desember 2023 untuk Pukul 12.00-24.00 Wita

Dia menambajkan, PLN UID Suluttenggo berupaya tetap memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan.

"Kami memberikan kompensasi kepada pelanggan terdampak di wilayah kerja PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan Palu," ujarnya.

Adapun pelanggan PLN UP3 Palu terbagi di 9 wilayah interkoneksi sistem Sulbagsel.

Yaitu Unit Layanan Pelanggan (ULP) Parigi, ULP Tawaeli, ULP Palu Kota, ULP Kamonji, ULP Donggala, ULP Tambu, ULP Tentena, ULP Kolonedale dan ULP Poso.

Ia mengatakan kompensasi Pemadaman Listrik tersebut akan diberikan bertahap kepada pelanggan yang ada di 9 ULP tersebut.

“Tentu saja pelayanan terbaik harus kami berikan khususnya bagi seluruh pelanggan setia kami yang adalah masyarakat Indonesia, untuk itu skema pemberian kompensasi ini harus diberikan,” kata Manager UID PLN. 

Baca juga: Program TJSL PLN di Bidang Kesehatan Mampu Kurangi Stunting di Indonesia

Diketahui bantuan kompensasi TMP yang diberikan adalah Tarif Subsidi dan Adjustment sebesar 20 persen dan 35 persen.

Bagi pelanggan pascabayar, kompensasi tersebut akan tersalurkan secara otomatis saat pembayaran tagihan.

Di sisi lain, khusus pelanggan prabayar akan mendapatkan token kompensasi saat melakukan pembelian token terbaru.(*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved