Sabtu, 11 April 2026

Palu Hari Ini

Wawali Palu Minta Kepala Puskesmas Tingkatkan Deteksi Dini Risiko Stunting

Wakil Wali Kota Palu, Reny A Lamadjido membuka Rapat Koordinasi yang dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan Kota Palu, Kamis, (28/12/2023).

Penulis: Fadhila Amalia | Editor: Haqir Muhakir
Handover
Wakil Wali Kota Palu, Reny A Lamadjido membuka Rapat Koordinasi yang dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan Kota Palu, Kamis, (28/12/2023). 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Fadhila

TRIBUNPALU.COM, PALU - Wakil Wali Kota Palu, Reny A Lamadjido membuka Rapat Koordinasi yang dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan Kota Palu, Kamis, (28/12/2023).

Rakor tersebut berlangsung di Ballroom Hotel Best Western Coco Palu, Jl Basuki Rahmat Kelurahan Birobuli Utara Kecamatan Palu Selatan, Kota Palu.

Pengadaan rapat koordinasi itu berkaitan dengan pelaksanaan deteksi dini, preventif, dan respon penyakit tingkat Kota Palu tahun 2023.

Wawali Kota Palu Reny menyampaikan rakor kali ini dapat merumuskan apa saja yang akan dilakukan di tahun 2024 serta mengevaluasi hal-hal yang telah dilakukan di tahun 2023.

Baca juga: Beredar di Media Sosial, Smelter Perusahaan Tambang di Morowali Utara Terbakar

"Saya meminta para KPM dan kepala puskesmas, untuk meningkatkan lagi cakupan-cakupan deteksi dini, preventif, dan respon penyakit di Kota Palu," ucap Reny A Lamadjido.

Menurutnya salah satu contohnya berkaitan dengan stunting yang menjadi tren nasional karena setiap provinsi maupun kabupaten/kota, akan berlomba-lomba menurunkan Stuntingnya.

"Saya berharap Kota Palu tidak naik stuntingnya, tapi turun walaupun kecil tapi turun," ujarnya.

Ia berharap para KPM maupun seluruh kepala Puskesmas mengetahui kembali kondisi balita yang ada di wilayah masing-masing sehingga pelaksanaan posyandu dapat dihadiri oleh semua balita yang ada.

"Jadi tugas kita bersama, kalau ada keluarganya tidak mau balitanya dibawa ke posyandu, silahkan melapor ke Pak Kadis atau ke saya. Nanti kita turun bersama-sama untuk melaksanakan edukasi kepada masyarakat," harapnya.

Wawali Palu juga meminta para KPM dan seluruh kepala Puskesmas dapat menyentuh para Ibu Hamil Kurang Energi Kronis (KEK) karena kalau melahirkan pasti bayinya stunting.

Selain itu bukan hanya berkaitan dengan Stunting saja, ia menyinggung penyakit yang lain, seperti TBC, diare, demam berdarah hingga AIDS.

Oleh karena itu masyarakat harus diberikan edukasi agar rajin-rajin melakukan pemeriksaan di Puskesmas.

"Kalau ada yang sakit, tidak boleh takut, tidak boleh malu. Langsung berobat ke Puskesmas, InsyaAllah sembuh," kata Reny.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved