Rabu, 3 Juni 2026

Palu Hari Ini

Budaya Gotong Royong Angkat Rumah di Banggai Terus Terpelihara

Jika ada warga yang kelelahan, maka diganti dengan warga lain yang terus berjalan berdampingan hingga sampai tujuan.

Tayang:
Penulis: Asnawi Zikri | Editor: mahyuddin
handover
Warga bergotong royong mengangkat rumah kebun tempo dulu atau warga setempat menyebutnya Bonua Nu Lipu. Rumah tradisional itu diangkat dari Kelurahan Mendono ke Desa Dimpalon Baru, Kecamatan Kintom. 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Asnawi Zikri

TRIBUNPALU.COM, BANGGAI - Budaya gotong royong masih hidup dan terus terpelihara di Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah.

Seperti yang terlihat di Kelurahan Mendono, Kecamatan Kintom.

Warga bergotong royong mengangkat rumah kebun tempo dulu atau warga setempat menyebutnya Bonua Nu Lipu.

Rumah tradisional itu diangkat dari Kelurahan Mendono ke Desa Dimpalon Baru, Kecamatan Kintom.

Rumah kebun itu diarak  sejauh 3 Km melibatkan TNI-Polri.

Baca juga: Usai Hujan, Ada Genagan Air di Depan Mess Pemda Poso Kota Palu

Sesama warga saling menyemangati.

Jika ada warga yang kelelahan, maka diganti dengan warga lain yang terus berjalan berdampingan hingga sampai tujuan.

Tak hanya kaum pria, ibu-ibu juga ikut membantu.

Mereka menyediakan makanan dan minuman, baik sebelum maupun sesudah mengangkat dan memindahkan rumah.

Bhabinkamtibmas Bripda Haryono sangat bangga dengan budaya gotong royong masyarakat yang masih terpelihara. 

Selain ikut mengangkat dan memindahkan rumah kebun, mereka juga mengatur kendaraan karena warga melewati jalan Trans Sulawesi, agar tidak terjadi gangguan arus lalu lintas.

“Semoga dengan semangat kebersamaan dan kegotongroyongan dalam kehidupan di tengah-tengah masyarakat ini tetap terbina dan terjaga khususnya di wilayah Kintom,” jelas Haryono.

Baca juga: KPU Buka Pendaftaran Balon Perorangan Pilgub Sulteng 2024, Cek Syarat Dokumen dan Tenggat Waktunya

Kapolsek Kintom AKP Laata memberikan apresiasi terhadap budaya gotong royong masyarakat Kintom.

Kata dia, budaya leluhur ini patut dicontoh serta diteladani oleh masyarakat lainnya. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved