Palu Hari Ini
Budaya Gotong Royong Angkat Rumah di Banggai Terus Terpelihara
Jika ada warga yang kelelahan, maka diganti dengan warga lain yang terus berjalan berdampingan hingga sampai tujuan.
Penulis: Asnawi Zikri | Editor: mahyuddin
Laporan Wartawan TribunPalu.com, Asnawi Zikri
TRIBUNPALU.COM, BANGGAI - Budaya gotong royong masih hidup dan terus terpelihara di Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah.
Seperti yang terlihat di Kelurahan Mendono, Kecamatan Kintom.
Warga bergotong royong mengangkat rumah kebun tempo dulu atau warga setempat menyebutnya Bonua Nu Lipu.
Rumah tradisional itu diangkat dari Kelurahan Mendono ke Desa Dimpalon Baru, Kecamatan Kintom.
Rumah kebun itu diarak sejauh 3 Km melibatkan TNI-Polri.
Baca juga: Usai Hujan, Ada Genagan Air di Depan Mess Pemda Poso Kota Palu
Sesama warga saling menyemangati.
Jika ada warga yang kelelahan, maka diganti dengan warga lain yang terus berjalan berdampingan hingga sampai tujuan.
Tak hanya kaum pria, ibu-ibu juga ikut membantu.
Mereka menyediakan makanan dan minuman, baik sebelum maupun sesudah mengangkat dan memindahkan rumah.
Bhabinkamtibmas Bripda Haryono sangat bangga dengan budaya gotong royong masyarakat yang masih terpelihara.
Selain ikut mengangkat dan memindahkan rumah kebun, mereka juga mengatur kendaraan karena warga melewati jalan Trans Sulawesi, agar tidak terjadi gangguan arus lalu lintas.
“Semoga dengan semangat kebersamaan dan kegotongroyongan dalam kehidupan di tengah-tengah masyarakat ini tetap terbina dan terjaga khususnya di wilayah Kintom,” jelas Haryono.
Baca juga: KPU Buka Pendaftaran Balon Perorangan Pilgub Sulteng 2024, Cek Syarat Dokumen dan Tenggat Waktunya
Kapolsek Kintom AKP Laata memberikan apresiasi terhadap budaya gotong royong masyarakat Kintom.
Kata dia, budaya leluhur ini patut dicontoh serta diteladani oleh masyarakat lainnya. (*)
| Tiga Siswa Raih Nilai 100 TKA Bahasa Indonesia, SMPN 1 Palu Dominasi Nilai Sempurna di Kota Palu |
|
|---|
| Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 2026 di Kodam Palaka Wira, Brigjen Sugiono Bacakan Pidato BPIP |
|
|---|
| Dishub Palu Imbau Pengendara Cermati Rambu dan Skema Perubahan Arus di Jembatan I dan III |
|
|---|
| Digerebek di Kos Eksklusif Wilayah Palu, Pria RAH Simpan 8 Paket Sabu |
|
|---|
| Panti Pijat di Palu Dikenakan Retribusi Sampah Rp100 Ribu per Bulan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/gotong-royong-angkat-rumah.jpg)