Palu Hari Ini

Wali Kota Palu Imbau Warga Kelurahan Pengawu Jaga Lingkungan dari Penyalahgunaan Narkoba

Wali Kota Palu Hadianto Rasyid menghadiri Halal Bihalal 1445 H bersama masyarakat Kelurahan Pengawu, Jumat (10/5/2024).

Penulis: Fadhila Amalia | Editor: Haqir Muhakir
Handover
Wali Kota Palu Hadianto Rasyid menghadiri Halal Bihalal 1445 H bersama masyarakat Kelurahan Pengawu, Jumat (10/5/2024). 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Fadhila

TRIBUNPALU.COM, PALU - Wali Kota Palu Hadianto Rasyid menghadiri Halal Bihalal 1445 H bersama masyarakat Kelurahan Pengawu, Jumat (10/5/2024).

Halal Bihalal yang dilaksanakan kali ini, mengusung tema "Dengan Halal Bihalal Sucikan Hati dengan Silaturahmi di Era Perkembangan Teknologi yang Canggih Saat Ini".

Menurut Hadianto, Halal Bihalal dilaksanakan bukan hanya bagian dari tradisi namun sesungguhnya memenuhi perintah Allah SWT.

"Ini merupakan wujud kalau orang bisa mengontrol dirinya, maka dia jadi orang yang memaafkan. Jadi Puasa itu akan menghasilkan orang yang mau mengontrol dirinya untuk menahan amarahnya, jengkelnya, sehingga menghasilkan orang yang mau memaafkan," ujarnya.

Baca juga: Incumbent Gubernur Rusdy Mastura Bidik Koaliasi Nasional untuk Pilgub Sulteng 2024

Hadianto Rasyid juga menyinggung penyalahgunaan Narkoba

Dimana, Sulawesi Tengah masih menempati peringkat 4 Narkoba tertinggi sejak beberapa tahun terakhir hingga saat ini.

Di samping itu, Pemerintah Kota Palu mengganti nama Satuan Tugas (Satgas) Narkoba menjadi Satgas Pancasila, agar jangan sampai stigma menguat bahwa Palu adalah Kota Narkoba.

Ia berharap satgas bisa bekerja komprehensif didukung oleh berbagai pihak termasuk lembaga adat, pihak RT/ RW, serta lainnya.

Kemudian Pemerintah Kota Palu juga telah mengirim beberapa guru mengaji ke setiap kelurahan, sehingga anak-anak Kota Palu mendapatkan pelajaran agama.

"Namun dari semua itu, dibutuhkan perhatian dari kita semua. Bagaimana orang tua menjaga kita punya anak. Karena dari rumahlah penguatan-penguatan ini bisa kita lakukan," ujar Suami Diah Puspita itu.

Menurutnya  anak-anak kalau semakin dewasa, sudah banyak malunya. 

Ia mengatakan urusan narkoba harus melibatkan banyak orang. 

Narkoba menjadi momok perhatian semua.

Oleh karena itu, melalui acara Halal Bihalal kali ini bagaimana masyarakat dan pemerintahnya menjaga Kecamatan Tatanga, khususnya Kelurahan Pengawu dari penyalahgunaan Narkoba.

"Kalau bukan kita yang jaga, siapa lagi. Karena kalau rugi, yang rugi siapa. Kalau kita berbuat baik, maka kebaikan itu buat kita," katanya.(*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved