Komunitas Sulteng

PSMTI Gelar Seminar Nasional Bahas Perpajakan

Dalam sambutannya, Wilianto Tanta menyampaikan pentingnya tema seminar ini dalam menghadapi dinamika ekonomi dan bisnis yang terus berkembang.

Penulis: Citizen Reporter | Editor: mahyuddin
handover
Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) bekerja sama dengan BCA dan Kreston Indonesia menggelar Seminar Nasional di MGK Kemayoran, Jakarta Pusat. Seminar itu diselenggarakan secara Hybrid bertemakan “Bijak Mengelola Keuangan dan Dinamika Peraturan Perpajakan”. 

TRIBUNPALU.COM - Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) bekerja sama dengan BCA dan Kreston Indonesia menggelar Seminar Nasional di MGK Kemayoran, Jakarta Pusat.

Seminar itu diselenggarakan secara Hybrid bertemakan “Bijak Mengelola Keuangan dan Dinamika Peraturan Perpajakan”.

Kegiatan itu terlaksana berkat kolaborasi tiga Departemen PSMTI, yakni Pendidikan dan Kesehatan, Hukum, HAM serta Advokasi, dan Departemen Kaderisasi, Pemuda sertaPengembangan.

Seminar dihadiri lebih dari 100 peserta yang terdiri dari anggota PSMTI dan masyarakat umum.

Kegiatan itubertujuan untuk mencerdaskan masyarakat dalam mengelola keuangan di tengah situasi ekonomi yang sulit karena naiknya kebutuhan pokok tanpa diimbangi dengan bertambahnya penghasilan.

Agenda diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars PSMTI.

Seminar dibuka oleh Ketua Umum PSMTI Wilianto Tanta didampingi Dewan Penyantun PSMTI Abraham Rudy, Dewan Kehormatan PSMTI Liauw Amung, Ketua Perwanti Idajani Oesman.

Hadir pula WKU Departemen Hukum, HAM dan Advokasi Johnny Situwanda, Wasekum Kevin Wu, Ketua PSMTI Jakarta Barat Hokiky Hosea, Ketua PSMTI Jakarta Utara Muljadi Husen serta jajaran pengurus PSMTI.

Dalam sambutannya, Wilianto Tanta menyampaikan pentingnya tema seminar ini dalam menghadapi dinamika ekonomi dan bisnis yang terus berkembang.

“Pada kesempatan yang berharga ini, kita semua dapat saling belajar dan bertukar pikiran tentang bagaimana mengelola keuangan dengan bijaksana dan menghadapi perubahan peraturan pajak dengan lebih baik,” ujar Wilianto melalui rilis tertulisnya, Senin (20/5/2024).

Wilianto juga menekankan pentingnya pengetahuan tentang financial planning dan kepatuhan terhadap peraturan pajak dalam konteks pembangunan ekonomi nasional. 

“Dengan masyarakat yang mampu mengelola keuangannya dengan baik, ekonomi akan lebih stabil dan berkembang. Dengan memahami dan mematuhi peraturan pajak, kita turut berkontribusi dalam pembangunan negara dan kesejahteraan bersama,” tuturnya.

Johnny Situwanda mengatakan, pemilihan tema pengelolaan keuangan dan solusi dalam seminar itu sangatlah relevan dengan kondisi ekonomi saat ini yang dipenuhi dengan dinamika dan perubahan cepat.

Terutama pascapandemi COVID-19 yang mengakibatkan penurunan pendapatan bagi banyak orang.

“Keuangan adalah bagian terpenting dalam kehidupan kita. Jika kita tidak mampu mengelola keuangan dengan baik, hal itu akan menyulitkan masyarakat,” kata Johnny.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved