Senin, 13 April 2026

Banggai Hari Ini

Pengurus OSIS Dilibatkan dalam Penanggulangan HIV-AIDS di Banggai Sulteng

Bupati yang juga Ketua Komisi Penanggulangan AIDS Kabupaten Banggai itu menyatakan pemerintah daerah menjamin tidak akan meninggalkan ODHA

Penulis: Asnawi Zikri | Editor: mahyuddin
handover
Bupati Banggai Amirudin Tamoreka, saat memberikan sambutan pada peningkatan kapasitas OSIS dalam Pencegahan HIV-AIDS Tingkat SMP dan SMA/SKM/sederajat, di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Banggai, Selasa (11/06/2024). 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Asnawi Zikri

TRIBUNPALU.COM, BANGGAI - Penanggulangan AIDS di Kabupaten Banggai memerlukan peran semua pihak, baik itu perangkat daerah, desa, dunia usaha maupun dunia pendidikan tinggi maupun sekolah-sekolah, serta seluruh lapisan masyarakat. 

Pentingnya memerangi AIDS, maka salah satu upaya yang dilakukan adalah mengedukasi para siswa-siswi terkait bahaya dan cara pencegahannya.

Hal ini disampaikan Bupati Banggai Amirudin Tamoreka, saat memberikan sambutan pada peningkatan kapasitas OSIS dalam Pencegahan HIV-AIDS Tingkat SMP dan SMA/SKM/sederajat, di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Banggai, Selasa (11/06/2024).

Menurut Bupati Amirudin, dalam dunia pendidikan di Indonesia, OSIS adalah sebuah organisasi resmi tunggal di sekolah yang diakui yang memiliki peran sebagai penggerak siswa untuk aktif berkontribusi di sekolah. 

OSIS merupakan wadah pembinaan kesiswaan di sekolah untuk pengembangan minat dan bakat serta potensi siswa, termasuk salah-satunya adalah peningkatan kapasitas OSIS terhadap pengetahuan tentang AIDS.

"Ilmu yang kita peroleh ini sangat penting untuk masa depan kita, dan tentu pengetahuan ini bukan hanya bermanfaat untuk orang banyak, akan tetapi jauh bermanfaat untuk diri kita, keluarga, dan orang-orang yang kita sayangi," kata Bupati Amirudin. 

Baca juga: Pemotor Perempuan di Banggai Tewas Ditabrak Innova di Batui Selatan

Ia mengajak semua peserta untuk mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh agar apa yang menjadi harapan dalam pelaksanaan kegiatan ini dapat terwujud.

Bupati yang juga Ketua Komisi Penanggulangan AIDS Kabupaten Banggai itu menyatakan pemerintah daerah menjamin tidak akan meninggalkan Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA). 

"Pemerintah akan terus berusaha untuk mengembalikan kondisi mereka," kata dia.

Ke depannya menurut Bupati, semuanya harus bergerak bersama dengan melakukan pencegahan dari hulunya, yakni dengan pendekatan dari sisi agama, pendidikan hingga kesehatan reproduksi.

"Kepada masyarakat, saya mengajak untuk tidak melakukan diskriminasi terhadap ODHA. Saya yakin apabila masyarakat bisa menerima ODHA dengan baik, maka mereka akan semakin terbuka, dan keterbukaan itu penting bagi kita untuk melakukan penangan dengan baik," pesan Bupati Amirudin.

Ia berharap kepada para siswa-siswi sebagai generasi penerus bangsa, untuk mampu membentengi diri dari tingkah laku yang tidak baik serta mengaktifkan diri dalam kegiatan-kegiatan positif.

Seperti diketahui, peningkatan kapasitas OSIS dalam pencegahan HIV-AIDS Tingkat SMP dan SMA/SKM/sederajat yang dilaksanakan oleh Komisi Penanggulangan AIDS Kabupaten Banggai diikuti oleh 50 peserta yang berasal dari 25 sekolah, terdiri tingkat SMP/Sederajat 12 sekolah dan tingkat SMA/SMK/Sederajat 13 sekolah.

Baca juga: 2 Rumah di Kilongan Banggai Rusak Berat Diterjang Longsor, Kerugian Capai Ratusan Juta Rupiah

Sekretaris Komisi Penanggulangan AIDS Kabupaten Banggai Rampia Laamiri, mengharapkan peserta dapat mengetahui benar tentang HIV-AIDS baik pencegahannya termasuk bagaimana penularannya. 

Selain itu, katanya, diharapkan peserta mampu menyampaikan pencegahan HIV melalui kegiatan OSIS di sekolahnya. 

"Harus ada sinkronisasi kegiatan OSIS dengan Komisi Penanggulangan AIDS Kabupaten Banggai dalam pencegahan HIV-AIDS di lingkungan sekolah," ujar Rampia.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved