Sulteng Hari Ini
Gubernur Sulteng Cabut SE Pembatasan Pengiriman Ternak dari Gorontalo, Pejabat Diminta Hati-hati
Polemik surat edaran (SE) Gubernur Provinsi Sulawesi Tengah terhadap kewaspadaan penyakit Antraks dan penutupan sementara pemasukan ternak Rumanisia a
Laporan Wartawan TribunPalu.com, Jolinda Amoreka
TRIBUNPALU.COM, JAKARTA - Polemik surat edaran (SE) Gubernur Provinsi Sulawesi Tengah terhadap kewaspadaan penyakit Antraks dan penutupan sementara pemasukan ternak Rumanisia asal Provinsi Gorontalo - tetangga, menjadi perhatian serius Pemprov Sulteng dan Gorontalo.
Atas koordinasi kedua provinsi sahabat, Plt Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Sulteng, Rohani Mastura mengaji kembali dan telah disampaikan ke Gubernur.
Menyikapi itu Gubernur Rusdy Mastura mencabut SE Nomer 8/2024 dengan SE Nomor 10/2024 tentang pembatasan pengiriman hewan ternak ruminansia dari Gorontalo.
Gubernur berharap pejabat mesti menerapkan unsur hati-hati mengeluarkan telaah staf ke pimpinan, terlebih berkaitan dengan hajat hidup masyarakat.
Baca juga: Bawaslu Sulteng Sosialisasi Peran Media dalam Pengawasan Pemilu Partisipatif, Ada Tiga Poin Penting
‘’Bapak gubernur telah mencabut surat edaran itu. Akan dievaluasi telaah staf tersebut. Kita diminta Pak gubernur berhati-hati walaupun tujuaanya kewaspadaan. Hubungan dengan provinsi lain. Tetangga dan masyarakat petani, peternak antarwilayah. Kami berharap tidak ada lagi polemik. Pak gubernur sudah berkoordinasi dengan Pemprov Gorontalo,’’ terang Plt Distanbunak pada Jumat, (19/7/2024) di Jakarta.
Rohani juga telah melaporkan ke gubernur kronologis terbitnya SE yang kurang koordinatif hingga mengundang polemik.
Rohani bahkan saat ini meneliti nomer surat SE yang janggal.
‘’Sebelumnya saya juga merasa kurang diajak koordinasi dan dilapori ini surat tujuannya apa, kemana, apa nanti dampaknya. Disodori begitu saja,’’ terangnya.
Dengan terbitnya surat pencabutan SE larangan sapi Gorontalo ke Sulteng sudah tidak berlaku. Dan ke depan dirinya akan memantau langsung pelaksanaan pencabutan SE itu di lapangan. (*)
| Rekaman Percakapan Livand Breemer dan Inisial I Beredar, Bantah Keterlibatan Tambang Poboya |
|
|---|
| Kepala Komnas HAM Sulteng Dimutasi ke Papua Usai Tudingan Keterlibatan Tambang di Poboya Palu |
|
|---|
| Sentil Perintah Prabowo Soal IUP di Hutan Lindung, Muhammad Safri Minta Pusat Tak Tebang Pilih |
|
|---|
| Klarifikasi RSUD Undata Palu, Optimalisasi Layanan Digital untuk Rujukan Lebih Cepat |
|
|---|
| Soroti Pembukaan Kembali Tambang Maut Hengjaya, Safri: Nyawa Pekerja Bukan Tumbal Investasi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/Plt-Kepala-Dinas-Perkebunan-dan-Peternakan-Sulteng-Rohani-Mastura.jpg)