Minggu, 10 Mei 2026

Morowali Hari Ini

Tradisi Bunga Male Saat Perayaan Maulid di Wosu Morowali, Ada Telur Dilukis Mirip Wajah

Festival Bunga Male atau pohon maulid di kompleks pondok pesantren Nurul Iman Alkhairaat Morowali, Desa Wosu, Kecamatan Bungku Barat, Kabupaten Morowa

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Haqir Muhakir
TribunPalu.com/Syahril
Festival Bunga Male atau pohon maulid di kompleks pondok pesantren Nurul Iman Alkhairaat Morowali, Desa Wosu, Kecamatan Bungku Barat, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, berlangsung meriah, Selasa (17/9/2024) sore. 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Syahril

TRIBUNPALU.COM, MOROWALI - Festival Bunga Male atau pohon maulid di kompleks pondok pesantren Nurul Iman Alkhairaat Morowali, Desa Wosu, Kecamatan Bungku Barat, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, berlangsung meriah, Selasa (17/9/2024) sore.

Festival itu mempertandingkan dua kategori yakni kategori umum yang diikuti oleh sejumlah instansi lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Morowali.

Serta kategori madrasah, mulai dari madrasah Ibtidaiyah, Tsanawiyah hingga madrasah Aliyah se Kabupaten Morowali.

Ketua Panitia kegiatan, Arsyad mengatakan Festival Bunga Male merupakan kegiatan rutin Komda Alkhairaat Kabupaten Morowali yang dilaksanakan setiap tahun saat peringatan maulid Nabi Muhammad SAW.

Baca juga: Kontingen Sulteng Raih Dua Medali Emas di Cabang Petanque dan Renang PON Aceh Sumut 2024

"Dengan tujuan untuk memupuk rasa persaudaraan dan silaturahmi karena berbaur dan bahagia bersama tanpa ada sekat status sosial satu dengan yang lainnya," ucapnya.

Pantauan TribunPalu.com, aneka Bunga Male dihadirkan oleh para peserta.

Mulai dari bentuknya biasa hingga Bunga Male yang didesain mirip gajah. Ide Bunga Male mirip gajah ini diambil dari tahun kelahiran Nabi Muhammad SAW yakni pada 12 Rabiul Awal tahun gajah.

Selain itu, ada pula peserta yang memberikan sentuhan seni pada telur mereka dengan memberikan hiasan wajah, seperti yang dihadirkan peserta dari Puskesmas Wosu.

Mereka melukis wajah pada telur dan menambahkan ikat kepala sehingga sekilas nampak seperti wajah seorang perawat.

Festival Bunga Male kategori umum diikuti total 24 peserta sementara kategori sekolah/madrasah diikuti 16 peserta se Kabupaten Morowali

Sementara itu, Ketua Komda Alkhairaat Kabupaten Morowali, Anwar Hafid dalam sambutannya mengatakan Festival Bunga Male ini sudah menjadi tradisi di Morowali.

"Mungkin cara orang tua dulu supaya warga datang ke mesjid. Tapi intinya bukan Bunga Male-nya, tetapi bagaimana kecintaan kita kepada Baginda Rasulullah SAW," urainya. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved