Minggu, 26 April 2026

OPINI

Saham Big Four Bank Anjlok, Apa Implikasinya Bagi Pajak Indonesia?

Keempat bank yang  sering disebut sebagai Big Four Bank itu berperan penting dalam menjaga stabilitas  perekonomian nasional. 

Editor: mahyuddin
handover
Mahasiswi Universitas Indonesia Gabriella Debora Panjaitan 

Selain itu, adanya tekanan dari penjualan saham oleh investor asing juga mempengaruhi performa  saham bank-bank ini.

Dalam beberapa minggu terakhir, net sell asing mencapai angka  signifikan, yang memperburuk situasi.

Terakhir, kekhawatiran mengenai kualitas kredit yang memburuk, terutama di segmen usaha kecil dan mikro, juga menjadi faktor penyebab anjloknya saham-saham ini.

Hal itu menciptakan ketidakpastian tentang potensi kerugian di  masa depan bagi bank.

Meskipun Keempat bank besar tersebut masih menunjukan keaadan fundamental yang baik, akan tetapi penurunan saham secara berkelanjutan dapat memengaruhi persepsi  pasar dan investasi.

Jika persepsi negatif berlanjut, minat investasi menurun, yang dapat  berdampak pada laba bank dan distribusi dividen.

Dalam jangka panjang, kondisi ini akan  memengaruhi penerimaan pajak, terutama dari PPh Badan dan pajak atas dividen.

Selain itu, kebijakan suku bunga tinggi oleh Bank Indonesia untuk menekan inflasi dapat mengurangi  permintaan kredit, menekan margin keuntungan bank, dan berpotensi menurunkan penerimaan pajak negara.

Pemerintah harus mengambil langkah startegis untuk memitigasi risiko dampak penurunan saham terhadap penerimaan pajak demi keberlangsungan stabilitas fiskal Indonesia.(*)

 

 

Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved