Senin, 4 Mei 2026

Komisioner KPID Sulteng Ini Jelaskan Kenapa Menteri Bahlil Antar Jenazah Cacang ke Bandara

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia ikut mendoakan almarhum Nurhasan (Cacang). Ketua Umum Golkar melayat di Rumah Sakit (R

Tayang:
Editor: Haqir Muhakir
Handover
Nurhasan (Cacang) 

TRIBUNPALU.COM, PALU - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia ikut mendoakan almarhum Nurhasan (Cacang).

Ketua Umum Golkar melayat di Rumah Sakit (RS) Islam Jakarta.

Bahlil tiba di RS Islam Jakarta setelah jenazah Nurhasan dinaikkan dalam mobil ambulans.

Ia juga menyempatkan naik ke atas ambulans melihat jenazah Nurhasan.

Di atas ambulans, ia mendoakan Nurhasan.

"Sampaikan salam saya kepada keluarga Nurhasan," ujar Bahlil.

Setelah mendoakan Nurhasan, mobil ambulans langsung mengantar jenazah Nurhasan ke bandara.

Nurhasan dan Bahlil ternyata punya kenangan mendalam bersama dalam kepenguran PB HMI periode 2003-2005.

Hal itu dikemukakan Andi Kaimuddin kepada TribunPalu.com, Kamis (15/1/2025).

Andi Kaimuddin mengenal betul hubungan Nurhasan dan Bahlil karena turut tergabung dalam kepengurusan PB HMI pada periode itu.

"Waktu itu, Bahlil Bendahara, Nurhasan Wakil Bendahara. Saya Wasekjen," kata Andi Kaimuddin.

Komisioner KPID Sulteng itu menjelaskan, kabar duka Nurhasan beredar di group Whatsapp PB HMI 2003-2005.

Kabar itupun mendapat respon dari seluruh anggota grup.

"Termasuk Bahlil, Eka Sastra, Andi Tenri Ajeng, Agussalim Alwi, Betty Epilson komisioner KPU RI, Habullah KPU Sulsel, dan banyak lagi. Jumlah anggota grup kami 93 orang," jelas Andi Kaimuddin.

Bahkan, kata Andi Kei, seluruh anggota group membagikan tugas untuk khataman Alquran 30 Juz.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved