Sabtu, 2 Mei 2026

Ramadhan 2025

Daftar Amalan Sunnah yang Dianjurkan Bisa Menambah Pahala di Bulan Ramadhan 2025

Berikut daftar Amalan Sunnah yang bisa dilaksanakan untuk menambah pahala selain puasa wajib di bulan Ramadhan 2025.

Tayang:
Editor: Lisna Ali
imam-us.org
RAMADHAN 2025 - Ilustrasi amalan sunnah tadarus alquranBerikut daftar Amalan Sunnah yang bisa dilaksanakan untuk menambah pahala selain puasa wajib di bulan Ramadhan 2025. 

TRIBUNPALU.COM - Inilah beberapa daftar amalan sunnah yang bisa dilaksanakan untuk menambah pahala selain puasa wajib di bulan Ramadhan 2025.

Dikutip dari banten.kemenag.go.id, pengertian puasa secara bahasa adalah menahan diri.

Sementara, pengertian puasa dari segi istilah, yaitu menahan diri dari hal-hal yang membatalkan puasa sejak terbitnya fajar sampai terbenamnya matahari dengan beberapa syarat dan rukun.

Adapun yang dapat membatalkan puasa di antaranya, yaitu makan, minum, dan memasukkan sesuatu ke dalam lubang anggota tubuh manusia.

Ibadah puasa adalah ibadah yang wajib dikerjakan oleh setiap orang Islam, baik orang kaya maupun miskin.

Sehingga, ibadah puasa diwajibkan kepada orang Islam dengan tidak memandang harta dan kedudukan, kecuali mereka yang sakit atau ada halangan yang dibenarkan oleh syariat Islam.

Namun ternyata tak hanya puasa wajib, terdapat pula amalan sunnah yang bisa lakukan selama Ramadhan 1446 Hijriah.

Berikut amalan sunnah yang Bisa Menambah Pahala selain Puasa Wajib

1. Salat Tarawih

Salat tarawih adalah ibadah salat malam yang hanya dilakukan ketika bulan Ramadhan saja.

Tsa’labah bin Abdil Malik Al-Quradzi pernah bercerita:

Suatu malam di bulan Ramadhan, Rasulullah SAW keluar rumah, lalu menyaksikan orang-orang tengah melaksanakan salat di ujung masjid.

Kemudian, Beliau bertanya, “Sedang apa mereka?”

Seseorang lalu menjawab, “Ya Rasulullah, mereka itu orang-orang yang belum banyak menghafalkan Al-Quran, sedangkan Ubay bin Ka’ab, seorang Qari, maka mereka salat dan bermakmum kepadanya.”

Rasulullah SAW kemudian menanggapi, “Sungguh, mereka telah berbuat kebajikan.”

Salat Tarawih ini lebih baik dilakukan di masjid atau tempat yang suci.

2. Salat Fardhu Berjamaah

Selain salat tarawih, pelaksanaan salat fardhu secara berjamaah juga akan mendapat pahala berlipat di bulan ramadhan.

Hal itu telah disabdakan oleh Rasulullah SAW, yang berbunyi:

“Segala amal kebajikan anak Adam di bulan Ramadhan dilipatgandakan pahalanya dengan 10 hingga 700 kali lipat.” (HR. Muslim)

Amalan dalam salat jamaah ini lebih utama dilakukan, jika dibandingkan dengan salat sendirian.

Semakin banyak makmumnya (peserta salat), maka keutamaannya akan semakin dilipatgandakan pula. Sebagaimana yang telah dikatakan oleh Rasulullah SAW, yang berbunyi:

“Salat berjamaah lebih utama dibandingkan salat sendirian dengan 27 kali derajat” (HR Bukhari dan Muslim)

Perlu diketahui, untuk menjadi seorang imam haruslah seseorang yang fasih dalam bacaan Al-Quran, lebih tua umurnya, lebih banyak hafalan surat Al-Quran, dan mengetahui sunnah Nabi.

3. Tadarus Al Quran

Kegiatan membaca Al-Quran di bulan ramadhan secara bersama-sama atau sendiri juga merupakan amalan sunnah yang dianjurkan pada bulan ramadhan.

Hal ini dikarenakan bulan Ramadhan adalah waktu yang penuh dengan keberkahan, maka kita wajib membaca Al-Quran sesuai dengan firman Allah:

“…Bulan Ramadhan adalah bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al-Quran…” (QS. Al-Baqarah: 185)

Sebelum membaca Al-Quran, seorang muslim harus melakukannya dengan hati yang ikhlas dan niat karena Allah Lillahi Ta’ala.

Ia juga harus dalam keadaan suci dari hadas kecil maupun besar dan membaca di tempat yang bersih.

Sebelum membaca Al-Quran dianjurkan membaca ta’awudz, yaitu doa meminta perlindungan kepada Allah SWT dari godaan setan yang terkutuk pada awal membawa Al-Quran.

Kemudian, membaca Al-Quran dengan tartil dan secara perlahan-lahan saja.

4. I’tikaf

I’tikaf secara bahasa berarti ‘bertempat tinggal’.

Sehingga, i'tikaf dapat dikatakan sebagai ibadah yang dilakukan di tempat seperti masjid dengan tujuan yang baik, misalnya berdzikir, salat, hingga membaca Al-Quran.

Melaksanakan i'tikaf saat bulan ramadhan dapat meningkatkan rasa disiplin untuk salat berjamaah di masjid.

Secara tidak langsung, i’tikaf dapat membantu dan memudahkan kita untuk berada di shaf pertama ketika hendak salat berjamaah.

5. Sedekah

Sedekah adalah memberikan bantuan secara lahir dan batin kepada orang-orang yang membutuhkan.

Ibadah ini dapat dilakukan oleh siapapun dan dalam bentuk apapun.

Rasulullah SAW pernah bersabda mengenai amalan sedekah, yakni:

“Setiap anggota tubuh manusia memiliki keharusan sedekah pada setiap harinya. Yaitu seperti mendamaikan dua orang yang berselisih adalah sedekah. Menolong orang yang naik kendaraan atau menolong mengangkatkan barangnya ke atas kendaraan, itu juga termasuk sedekah. Ucapan atau tutur kata yang baik adalah sedekah. Setiap langkah yang kamu ayunkan untuk menunaikan sholat adalah sedekah. Menyingkirkan sesuatu yang membahayakan di jalanan umum adalah sedekah.” (HR Muslim).

Sehingga, pada bulan ramadhan, sekedah dianjurkan untuk memberi kepada fakir miskin.

Diriwayatkan oleh at-Tarmidzi dari Anas, bahwa Rasulullah bersabda “Seutama-utamanya sedekah adalah sedekah di bulan Ramadhan.”

(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved