Rabu, 8 April 2026

Valentine 2025

Valentine's Day 2025, Ini Sejarah dan Ritual Kuno Rayakan Hari Kasih Sayang

Valentine's Day yang diperingati setiap tanggal 14 Februari, selalu menjadi momen spesial bagi banyak orang di seluruh dunia.

|
Editor: Lisna Ali
nairaland.com
HARI VALENTINE 2025 - Hari Valentine yang dirayakan setiap 14 Februari memiliki sejarah panjang yang berakar dari ritual kuno hingga berkembang menjadi tradisi romantis yang kita kenal saat ini. 

TRIBUNPALU.COM - Valentine's Day yang diperingati setiap tanggal 14 Februari, selalu menjadi momen spesial bagi banyak orang di seluruh dunia untuk merayakan hari kasih sayang.

Namun, bagaimana arti dan makna Valentine Day di tahun 2025?

Sejarah Valentine, 14 Februari

Beberapa sejarawan menelusuri asal-usul Hari Valentine hingga festival Romawi bernama Lupercalia, yang berlangsung pada 13–15 Februari.

Perayaan ini melibatkan ritual pengorbanan hewan, di mana para pria menggunakan kulit hewan tersebut untuk menyentuh wanita dengan keyakinan bahwa hal itu akan meningkatkan kesuburan.

Selain itu, festival ini juga mencakup undian pasangan yang mempertemukan laki-laki dan perempuan selama perayaan berlangsung.

Nama "Valentine" dikaitkan dengan setidaknya dua martir yang dieksekusi oleh Kaisar Claudius II pada 14 Februari di abad ke-3.

Salah satu legenda menyebut bahwa Santo Valentine adalah seorang pendeta yang menentang larangan pernikahan bagi prajurit muda dengan tetap menikahkan mereka secara diam-diam.

Sementara itu, kisah lain mengatakan bahwa Valentine menulis surat perpisahan kepada putri sipir penjara dan menandatanganinya dengan kalimat "Dari Valentine-mu" (Your Valentine), yang diyakini menjadi awal tradisi kartu ucapan Hari Valentine.

Munculnya asosiasi dengan cinta romantis

Pada abad pertengahan, Hari Valentine mulai dikaitkan dengan cinta berkat karya penyair Inggris Geoffrey Chaucer.

Dalam tulisannya berjudul Parlement of Foules, ia menyebut 14 Februari sebagai hari ketika burung memilih pasangannya.

Konsep ini semakin berkembang dan pada abad ke-18, orang-orang di Eropa mulai bertukar surat cinta serta hadiah sederhana sebagai simbol kasih sayang.

Saat ini, Hari Valentine dirayakan di seluruh dunia dengan berbagai tradisi, seperti memberikan bunga, cokelat, kartu ucapan, hingga makan malam romantis.

Seiring waktu, perayaan ini juga menjadi momen komersial yang mendorong industri hadiah dan pariwisata.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved