SBY dan Jokowi Diperkirakan Hadiri Retret Calon Kepala Daerah di Magelang
Acara tersebut direncanakan berlangsung pada 21 hingga 28 Februari 2025, yang akan dimulai segera setelah pelantikan kepala daerah tahap pertama.
TRIBUNPALU.COM - Nama Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Presiden RI ke-7 Joko Widodo (Jokowi) mencuat setelah kabar bahwa keduanya akan menghadiri acara retret calon kepala daerah yang akan dilaksanakan di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah.
Acara tersebut direncanakan berlangsung pada 21 hingga 28 Februari 2025, yang akan dimulai segera setelah pelantikan kepala daerah tahap pertama pada 20 Februari 2025.
Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Bima Arya Sugiarto, mengungkapkan bahwa SBY atau Jokowi akan menjadi pembicara utama dalam kegiatan yang diikuti oleh calon kepala daerah dari seluruh Indonesia.
Baca juga: Pasangan Bupati Terpilih Poso Verna GM Inkiriwang-Soeharto Kompak Pakai Batik di Kemendagri
"Ya, kali ini pembicaranya melibatkan Presiden Prabowo Subianto, menteri-menteri terkait, serta Widyaiswara Lemhanas dan mungkin juga ada mantan Presiden yang akan berbicara," ujar Bima Arya di Kantor Kemendagri, Jakarta, Minggu (16/2/2025).
Ketika ditanya lebih lanjut tentang siapa mantan presiden yang dimaksud, Bima Arya memilih untuk merahasiakannya.
"Nanti saja, yang pasti ada mantan Presiden yang akan berbicara," ujar Bima Arya.
Kabar ini mengundang publik untuk berspekulasi tentang siapa sosok yang akan hadir dalam kegiatan tersebut.
Nama-nama seperti SBY dan Jokowi pun langsung disebut mungkin akan menjadi pembicaranya.
Baca juga: Akademisi: UMKM dan Pertanian Harus Jadi Fokus Ekonomi Sulawesi Tengah di Era Gubernur Baru
Selain itu, Bima Arya juga mengatakan akan ada sebanyak 40 menteri di Kabinet Merah Putih menjadi pembicara.
"Ada sekitar 40 lebih menteri yang akan berbicara di sana," kata Bima Arya.
Dalam acara tersebut, kata Bima Arya, para pembicara akan mengisi materi soal tugas pokok kepala daerah.
"Kepala daerah ini nggak semua latar belakangnya sama, nggak semua punya pemahaman politik pemerintahan."
"Ada yang latar belakangnya pengusaha, budayawan, kiai, selebriti. Ini wajib," ujar Bima Arya.
| PDIP Ogah Tanggapi Pengakuan JK yang Sebut Berjasa Besarkan Nama Jokowi: Sudah Tutup Buku |
|
|---|
| Hari Terakhir, Ketua DPRD Parimo Alfres Sebut KPPD Perkuat Sinergi Program Nasional dan Daerah |
|
|---|
| Hari Ketiga Ikuti Retret di Magelang, Ketua DPRD Sigi Minhar Tjeho Dalami Materi Bela Negara |
|
|---|
| Alfres Tonggiroh: KPPD di Akmil Jadi Momentum Tingkatkan Kapasitas dan Wawasan Kepemimpinan |
|
|---|
| Rismon Sianipar Lega, Status Tersangkanya di Kasus Ijazah Dicabut Lewat SP3 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/ud80as9ud90ua-sd90-uas90du9ass.jpg)