Sulteng Hari Ini
Pemkot Palu Minta Maaf kepada Anak Korban Pembacokan di Pasar Manonda
Pemkot Palu sebelumnya meminta keluarga korban untuk mencabut laporan kepolisian sebagai langkah penyelesaian damai.
Penulis: Robit Silmi | Editor: Regina Goldie
Laporan Wartawan TribunPalu.com, Robit Silmi
TRIBUNPALU.COM, PALU – Pemerintah Kota (Pemkot) Palu akhirnya menyampaikan permintaan maaf kepada anak dari Alimuddin, korban pembacokan di Pasar Manonda pada 2023 lalu.
Permintaan maaf ini disampaikan langsung oleh Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid, didampingi Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Palu, Susik, dan Kepala Dinas Pendidikan Palu, Hardi, Dirut RS Anutapura dr Maria Rosa dalam sebuah pertemuan mediasi pada Selasa (19/3/2025).
Menurut Wali Kota bersama jajaran meminta maaf karena tidak menindaklanjuti janji yang pernah disampaikan kepada keluarganya pasca kejadian tragis tersebut.
"Tadi Pak Wali bersama Kadinsos dan Kadis Pendidikan, pihak RS Anutapura, meminta maaf kepada saya karena tidak menindaklanjuti kasus atau janji Pemkot kepada keluarga saya," ujar anak dari Alimuddin kepada TribunPalu, Selasa (19/3/2025).
Kasus pembacokan yang menimpa Alimuddin hingga mengalami luka pada bagian wajah.
Baca juga: 258 Siswa-siswi SMA di Banggai Jalani Badan Seleksi Calon Paskibraka
Pemkot Palu sebelumnya meminta keluarga korban untuk mencabut laporan kepolisian sebagai langkah penyelesaian damai.
Kadinsos Palu, Susik, menjelaskan bahwa langkah ini diambil sebagai bentuk upaya menciptakan perdamaian dan mencegah konflik berkepanjangan.
"Langkah ini kami ambil karena kami rasa ini merupakan jalan terbaik bagi kami sebagai pemerintah untuk menjadi penengah dalam masalah ini supaya tidak berlarut-larut," kata Susik.
Namun, janji Pemkot kepada keluarga korban hingga kini belum terealisasi.
Baca juga: Dinas Pangan Sulteng Gelar Gerakan Pangan BERANI Murah di Halaman TVRI Palu
Janji tersebut meliputi pengawalan dan pembiayaan pengobatan Alimuddin hingga sembuh, pemberian beasiswa untuk empat dari lima anak Alimuddin, serta modal usaha bagi keluarga korban.
anak dari Alimuddin berharap permintaan maaf ini diikuti dengan realisasi janji Pemkot kepada keluarganya.
"Saya hanya berharap pemerintah benar-benar memenuhi janji mereka. Bapak saya sudah cukup menderita, dan kami hanya ingin keadilan dan kepastian," ujar anak dari Alimuddin. (*)
| Komisi I DPR RI Kunjungi Kodam XXIII/PW Tinjau Kesiapan Satuan TNI di Sulteng |
|
|---|
| Fakultas Teknik Unismuh Palu Gandeng KPID Sulteng, Fokus Penguatan SDM dan Literasi Media |
|
|---|
| Lakpesdam NU Desak Evaluasi Kinerja APH Terkait Maraknya PETI di Tolitoli |
|
|---|
| Tanggapi Kritik Publik, Safri: DBH Itu Hak Daerah, Jangan Membangun Citra Seolah Kita Pengemis |
|
|---|
| Walhi Sulteng Kecam Rencana Industri di Desa Siniu Parimo, Soroti Ancaman Terhadap Wilayah Pangan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/DY-789SAYD7S8AYD78AS-YD78ASY-7-8AS7ASDSA.jpg)