Senin, 27 April 2026

Curhat Emak-Emak saat Open House di Istana, Minta Kaum Ibu Dipermudah Cari Kerja

Momen open house bersama Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka jadi kesempatan besar bagi emak-emak asal Pesanggrahan Jakarta satu ini, Senin (

Editor: Lisna Ali
Kompas.com
OPEN HOUSE ISTANA: Tangkapan layar viral sosok emak-emak yang nangis saat datangi open house di Istana Merdeka jadi sorotan. Ia mengaku ingin bertemu Presiden Prabowo untuk curhat. Emak-emak Pesanggrahan curhat sulitnya hidup di Jakarta, hadiri open house Istana minta kaum ibu dipermudah untuk cari kerja. 

TRIBUNPALU.COM - Momen open house bersama Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka jadi kesempatan besar bagi emak-emak asal Pesanggrahan Jakarta satu ini, Senin (31/3/2025). 

Ana yang berjalan memakai tongkat mengaku berangkat pagi-pagi dari Pesanggrahan dengan kereta hanya untuk menyerahkan surat ke Kepala Negara.

Dia punya permintaan khusus pada Presiden Prabowo Subianto.

Ternyata ada kisah memilukan di balik tangis Ana yang sangat ingin bertemu dan berlebaran dengan Prabowo. 

10 Tahun tak Bertemu 2 Anaknya di Panti Asuhan Malang

Tangis Ana pecah saat hadir dalam acara Gelar Griya atau open house di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (31/3/2025).

Kepada awak media, Ana ingin bertemu Presiden RI Prabowo Subianto untuk menyampaikan harapan agar dipertemukan dengan anaknya.

Ana mengaku sudah 10 tahun pisah dengan anaknya.

Ia tak bisa menjenguk anaknya yang ia titipkan di panti asuhan karena tak punya biaya.

"Saya sudah bawa surat, mudah-mudahan nanti sampai ke Pak Prabowo-nya," kata Ana usai menyantap makanan di tenda halaman tengah Istana Merdeka, Jakarta, kepada awak media.

Saat ditanya isi suratnya, ibu ini tiba-tiba menitihkan air mata.

Sambil menangis, ia berharap Prabowo bisa mempertemukan dia kembali dengan anak-anaknya yang ada di panti asuhan daerah Malang, Jawa Timur.

Ana bercerita, dia menitipkan dua anaknya di panti asuhan karena masalah keluarga.

Anak-anak Ana berusia 15 tahun dan 13 tahun, salah satunya mengidap autisme.

"Ya intinya kan pertama, kalau untuk pribadi saya, saya ingin dipertemukan dengan anak-anak saya di panti asuhan. Udah 10 tahun saya berpisah dengan anak-anak saya dan belum bisa jenguk karena keadaan ekonomi gitu," ungkap Ana sambil menangis.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved