Paskah 2025

Alasan Mengapa Paskah Harus Lebih Dikenang Daripada Natal, Inti dari Iman Kristen

Masa Paskah tidak bisa dilepaskan dari Jumat Agung, karena keduanya adalah satu rangkaian yang utuh dalam misteri keselamatan Allah bagi manusia. 

Editor: Regina Goldie
express.co.uk
MAKNA PASKAH - Ilustrasi Perayaan Jumat Agung dan Paskah. Paskah lebih dari sekadar hari libur atau waktu menikmati telur paskah. Paskah adalah momen penting bagi umat Kristen yang merayakan kebangkitan Yesus Kristus dari kematian, menjadi inti dari iman mereka. 

TRIBUNPALU.COM - Paskah lebih dari sekadar hari libur atau waktu menikmati telur paskah. 

Paskah adalah momen penting bagi umat Kristen yang merayakan kebangkitan Yesus Kristus dari kematian, menjadi inti dari iman mereka.

Bagi umat Kristen, Paskah adalah perayaan paling sakral dalam kalender gereja.

Rasul Paulus menekankan bahwa kebangkitan Yesus Kristus adalah dasar dari keselamatan dan iman Kristen.

Dalam suratnya kepada jemaat di Korintus, Rasul Paulus bahkan menulis, “Jika Kristus tidak dibangkitkan, maka sia-sialah iman kamu” (1 Korintus 15:17). 

Baca juga: 7 Tradisi Unik Umat Katolik Menjelang Paskah

Masa Paskah tidak bisa dilepaskan dari Jumat Agung, karena keduanya adalah satu rangkaian yang utuh dalam misteri keselamatan Allah bagi manusia. 

Penyaliban Yesus Kristus diyakini sebagai pengorbanan untuk menebus dosa manusia.

Kebangkitan-Nya menjadi jaminan kemenangan atas dosa dan kematian.

Sehingga tanpa Paskah, salib hanya berarti kematian, dan Natal hanya merayakan kelahiran Yesus Kristus.

Paskah bisa dilihat sebagai simbol awal baru, pengampunan, dan pemulihan hubungan baik dengan Tuhan maupun sesama.

Natal adalah awal rencana keselamatan Allah, tetapi Paskah adalah klimaksnya.

Melalui kematian dan kebangkitan Yesus Kristus, seluruh umat Kristen memperoleh kepastian iman,

Baca juga: Pelestarian Bahasa Daerah Jadi Prioritas di Kota Palu, Ciptakan Ruang Kreativitas Pertahankan Bahasa

Sayangnya, Paskah sering kali kurang mendapatkan perhatian lebih dibandingkan Natal yang identik dengan dekorasi dan hadiah.

Seharusnya, di banyak gereja, Paskah dirayakan dengan ibadah penuh refleksi dan penghayatan spiritual.

Bagi umat Kristen, Paskah bukan hanya tradisi, tetapi pengingat akan kasih, pengharapan serta pengampunan. 

Paskah mengajak umat untuk memperbarui iman dan memperdalam relasi dengan Tuhan, serta mengingat bahwa dalam penderitaan ada kebangkitan, yang menjadi inti dari iman Kristen. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved