Paus Fransiskus Wafat

Wasiat Terakhir Paus Fransiskus, Minta Disemayamkan di Santa Maria Maggiore Roma, Ini Alasannya

Paus Fransiskus meninggalkan wasiat terakhir sebelum dilaporkan meninggal dunia, Senin (22/4/2025).

Editor: Lisna Ali
HANDOVER
PAUS FRANSISKUS WAFAT - Vatikan mengumumkan masa berkabung selama sembilan hari, Senin (21/4/2025). Selanjutnya setelah masa berkabung digelar, pemakaman Paus Fransiskus yang lahir dengan Jose Mario Bergoglio itu akan dilangsungkan di luar Vatikan. 

TRIBUNPALU.COM - Paus Fransiskus meninggalkan wasiat terakhir sebelum dilaporkan meninggal dunia, Senin (22/4/2025).

Tokoh agama Katolik itu berpesan untuk dimakamkan di Basilika Santa Maria Maggiore yang ada di seberang Sungai Tiber, Roma.

Hal itu diungkapkan untuk mendobrak tradisi dan dimakamkan di luar Vatikan.

Diketahui, wasiatnya itu justru berbanding jauh dengan pendahulunya yang biasa dimakamkan di ruang bawah tanah Basilika Santo Petrus.

Pada saat itu, Paus Fransiskus beralasan dirinya merasakan "hubungan yang sangat kuat" dengan basilika tersebut.

Paus Fransiskus semasa hidup biasa mengunjungi basilika itu pada Minggu pagi untuk menghormati Perawan Maria.

Dia juga disebut secara tradisional pergi berdoa di Basilika Santa Maria Maggiore sebelum dan sesudah setiap perjalanan luar negerinya.

Pemakaman Paus Fransiskus akan menjadi yang pertama sejak Leo XIII, yang meninggal dunia tahun 1903 silam, yang tidak dimakamkan di Basilika Santo Petrus.

Pakai Peti Kayu Sederhana

Tak hanya itu dalam wasiat terakhirnya Paus juga meminta agar prosesi penguburannya ingin disederhanakan.

Meninggalkan praktik yang telah berlangsung selama berabad-abad untuk menguburkan para Paus yang meninggal.

Dalam postingan situs resmi Vatikan pada November 2024 lalu, Paus Fransiskus memutuskan untuk meninggalkan praktik yang telah berlangsung selama berabad-abad saat menguburkan para Paus yang meninggal.

Sesuai tradisi, para Paus yang meninggal akan dimakamkan di dalam tiga peti jenazah yang saling terkait, yang terbuat dari kayu pohon cemara, pohon timah dan pohon ek.

Namun dalam wasiat terakhirnya Paus Fransiskus meminta agar dirinya dimakamkan di dalam satu peti jenazah yang terbuat dari kayu sederhana berlapis seng.

Disebutkan juga, Paus Fransiskus tidak akan disemayamkan di atas panggung tinggi, atau catafalque, di Basilika Santo Petrus untuk dilihat para pelayat, seperti yang terjadi pada para paus sebelumnya.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved