Minggu, 19 April 2026

Palu Hari Ini

Mardiyah Sebut 7 Dari 10 Orang Terkena Financial Stress Akibat Doom Spending Dan Impulse Buying

Wanita dengan sapaan akrab Ice itu mengatakan Doom Spending merupakan kebiasaan buruk karena selalu memunculkan hasrat mengeluarkan uang.

Penulis: Supriyanto | Editor: Regina Goldie

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Supriyanto Ucok

TRIBUNPALU.COM, PALU - Founder Hannah Asa Indonesia, Mardiyah memberikan penjelasan soal dampak dari " Doom Spending " pada podcast bersama Tribun Motesa-tesa, Jumat (16/5/2025).

Wanita dengan sapaan akrab Ice itu mengatakan " Doom Spending " merupakan kebiasaan buruk karena selalu memunculkan hasrat mengeluarkan uang untuk membeli barang yang belum tntu dibutuhkan.

Dalam podcast itu, Mardiyah mengatakan bahwa 7 dari 10 orang terkena "financial stress" akibat "impulse buying".

Baca juga: Gebyar 55 Tahun Mitsubishi Fuso Di Palu, Beri Diskon Hingga Ratusan Juta Dan Undiah Tour Ke Jepang

"Dari data kami yang datang konsultasi,  7 dari 10 orang terkena "financial stress" akibat "impulse buying", dan hal itu bisa menyebabkan devisit keuangan,"kata Mardiyah dalam poscast bersama Tribun Motesa-tesa.

Ia juga mengatakan bahwa bahwa populasi Gen Z dan milenial sangat banyak menggunakan internet dan sosial media.

"Berdasarkan data dari BPS Tahun 2024, Gen Z dan milenial lebih dari 40 persen dan terpapar internet lebih dari 4 jam,"ungkap Mardiyah.

Ice juga mengatakan bahwa terdapat beberapa poin negatif yang muncul akibat financial stress.

Baca juga: Jalan Nasional di Parigi Tergenang Usai Hujan Deras, Warganet Soroti Proyek Drainase

"Implikasinya bisa stres berlebihan, depsresi, cemas berlebihan sampai takut.

"52 persen berdasarkan data populiks, "mental healthy" itu rusak akibat keuangan," jelasnya. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved