Kamis, 16 April 2026

Palu Hari Ini

Juwita Resmi Diluncurkan, Komitmen Perkuat Peran Jurnalis Perempuan

Mereka memiliki visi dan semangat yang sama tentang pentingnya peran perempuan dalam membawa perubahan melalui dunia jurnalistik.

|
Penulis: Supriyanto | Editor: Fadhila Amalia
Handover
Jurnalis Wanita Indonesia (Juwita) resmi diluncurkan sebagai organisasi berfokus pada penguatan peran jurnalis perempuan dan pemberdayaan masyarakat melalui karya jurnalistik, dokumentasi dan advokasi komunitas resmi berdiri. Peluncuran itu diselenggarakan di Desa Katu, Kecamatan Lore Tengah, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, Sabtu (17/5/2025). 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Supriyanto Ucok.

TRIBUNPALU.COM, PALU - Jurnalis Wanita Indonesia (Juwita) resmi diluncurkan sebagai organisasi berfokus pada penguatan peran jurnalis perempuan dan pemberdayaan masyarakat melalui karya jurnalistik, dokumentasi dan advokasi komunitas resmi berdiri.

Peluncuran itu diselenggarakan di Desa Katu, Kecamatan Lore Tengah, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, Sabtu (17/5/2025).

Baca juga: Mahasiswa UIN Datokarama Gelar Jejak Pahlawan di Cagar Budaya Souraja Palu

Ketua Juwita, Kartini Nainggolan mengatakan perkumpulan tersebut berawal dari inisiatif tiga jurnalis perempuan di Kota Palu yaitu Kartini Nainggolan, Indrawati Zainuddin dan Kristina Natalia Abast.

Mereka memiliki visi dan semangat yang sama tentang pentingnya peran perempuan dalam membawa perubahan melalui dunia jurnalistik.

"Pada tanggal 28 November 2024, kami bertekad untuk membentuk sebuah perkumpulan yang dapat memperkuat suara perempuan dalam dunia jurnalisme, yang kemudian resmi tercatat di Kementerian Hukum dan HAM pada 26 Januari 2025," ucap Kartini Nainggolan.

“Kami ingin memberikan kesempatan kepada seluruh jurnalis perempuan di Indonesia untuk bergabung, bersama-sama berbagi visi dan misi dalam membangun dunia jurnalistik yang lebih inklusif dan berdampak,” lanjutnya.

Kartini Nainggolan menambahkan, Juwita bukan hanya sekadar sebuah organisasi untuk jurnalis tetapi juga ingin menjadi bagian dari masyarakat untuk belajar, berinteraksi dan berkontribusi langsung. 

"Acara peluncuran Juwita di laksanakan di Desa Katu bukan di hotel atau ditempat mewah, karena kami ingin lebih dekat dengan masyarakat," ujarnya.

Baca juga: Bendungan Bonebula Parimo Sajikan Pesona Alam dan Petualangan Seru

Menurutnya, perubahan yang nyata dimulai dari akar rumput dan dengan berada di tengah-tengah masyarakat.

Jurnalis perempuan bisa lebih memahami kebutuhan masyarakat, serta berperan aktif dalam pemberdayaan melalui karya jurnalistik yang kami hasilkan.

"Juwita ingin menunjukkan bahwa jurnalis perempuan juga peduli dengan kesejahteraan dan perkembangan masyarakat," ungkap Kartini.

Ia berharap, semua yang telah rencanakan Juwita dapat berjalan dengan baik, memberikan manfaat untuk semua, dan memperkuat peran perempuan di dunia jurnalisme. 

"Dengan kerjasama dan semangat kita, Juwita akan menjadi wadah yang tidak hanya menginspirasi tetapi juga memberdayakan," harap Kartini.

Baca juga: Intip Ruang Kendali Transportasi Haji Indonesia di Mekkah yang Tak Pernah Tidur

Sebelumnya, Juwita telah melaksanakan pelatihan pemanfaatan digital dan media sosial untuk pembangunan desa dan peluncuran website pemerintah Desa Katu.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved