Palu Hari Ini
Kapolresta Palu: Geng Motor di Palu Didominasi Pelajar, Penanganannya Lewat Restorative Justice
Jika di wilayah lain geng motor identik dengan aksi kriminal seperti pembegalan, maka di Palu pelakunya justru adalah anak-anak usia sekolah
Penulis: Zulfadli | Editor: Fadhila Amalia
Laporan Wartawan TribunPalu.com, Zulfadli
TRIBUNPALU.COM, PALU – Kapolresta Palu, Kombes Pol Deny Abrahams, mengungkapkan bahwa keberadaan geng motor di Kota Palu mayoritas beranggotakan pelajar dan akan ditangani melalui pendekatan Restorative Justice.
Hal itu disampaikan Kombes Pol Deny Abrahams saat ditemui di halaman Mapolresta Palu, Jl Sam Ratulangi, Kelurahan Besusu Barat, Kecamatan Palu Barat, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Rabu (21/5/2025).
Baca juga: Sosok Iwan Lukminto, Bos Sritex yang Ditangkap Kejagung, Punya Harta Kekayaan Rp 8,05 Triliun
Menurut Kombes Pol Deny Abrahams, anggota geng motor di Palu berbeda dengan yang kerap ditemukan di Pulau Jawa.
Jika di wilayah lain geng motor identik dengan aksi kriminal seperti pembegalan, maka di Palu pelakunya justru adalah anak-anak usia sekolah yang belum terlibat tindak pidana berat.
“Geng motor di wilayah Kota Palu ini berbeda dengan di Jawa atau wilayah lain. Kalau di Jawa, geng motor adalah pelaku-pelaku kriminal. Tapi di Palu, mereka murni anak-anak sekolah yang masih di bawah umur, hanya sebatas terlibat tawuran dan mencari jati diri” jelasnya.
Baca juga: Daftar Harga HP Xiaomi Redmi POCO 2025: Xiaomi 15 Ultra, Redmi Note 14, Redmi 14C, POCO X7 Pro 5G
Menanggapi kondisi itu, Polresta Palu menerapkan pendekatan Restorative Justice dalam menangani kasus keterlibatan pelajar dalam geng motor.
Penanganan dilakukan dengan melibatkan orang tua, guru, kepala sekolah, dan tokoh masyarakat setempat.
Setiap pelajar yang terjaring akan dibina melalui proses dialog dan penandatanganan surat pernyataan di hadapan para saksi sebagai bentuk komitmen bersama dalam pembinaan moral dan karakter.
“Kami ingin semua pihak terlibat dalam membina generasi muda agar tidak terjerumus lebih jauh ke dalam kenakalan remaja,” ujar Kombes Pol Deny Abrahams.
Baca juga: Kapolresta Palu Bentuk Tim Jaguar dan Gencarkan Patroli untuk Tangani Begal
Sebagai langkah preventif, Polresta Palu juga membentuk tim khusus yang aktif turun ke sekolah-sekolah untuk melakukan sosialisasi.
Sejak dua pekan terakhir, para perwira dan anggota kepolisian rutin mengikuti upacara bendera setiap hari Senin di sekolah-sekolah sebagai bagian dari edukasi langsung kepada pelajar.
“Kami juga sudah komunikasikan ini ke Wali Kota agar ke depan bisa dilakukan kegiatan pembinaan melalui lembaga pendidikan,” pungkasnya.(*)
| Kecewa Nama Band Dibawa-bawa Terkait Dugaan Penganiayaan, Manager The Moska Bakal Tempuh Jalur Hukum |
|
|---|
| Vokalis The Moska Bantah Kabar Dugaan Penganiayaan, Said Husen: Saya Punya Bukti |
|
|---|
| Bapenda Palu Siapkan 262 Water Meter, Pajak Air Tanah Ditarget Rp7,5 Miliar |
|
|---|
| Pajak Air Tanah Palu Melejit di 2025, Bapenda Siapkan Jurus Baru Kejar Target 2026 |
|
|---|
| SDN 10 Palu Siapkan Bonus Bagi Siswa Peraih Nilai 100 di TKA |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/denny-abrahamss.jpg)