Jokowi Tanggapi soal Bos Sritex Iwan Setiawan Lukminto Ditangkap: Kita Ikuti Saja
Kabar penangkapan Komisaris Utama PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex), Iwan Setiawan Lukminto, oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) turut dikomentari Preside
Padahal, dana kredit dari BJB dan Bank DKI ini awalnya diperuntukkan sebagai modal kerja.
Namun, Iwan Setiawan menggunakan dana kredit tersebut di antaranya untuk membayar utang.
Dana kredit tersebut juga digunakan juga untuk membeli aset nonproduktif.
"Tetapi disalahgunakan untuk membayar utang dan membeli aset non produktif sehingga tidak sesuai dengan peruntukkan sebenarnya," kata Qohar.
Hal itu kemudian membuat kredit dari BJB dan Bank DKI menjadi macet.
Aset-aset yang dimiliki Sritex pun tidak bisa dieksekusi untuk menutupi nilai kerugian.
Pasalnya, dalam proses penerimaan kredit bank, aset Sritex tidak dijadikan jaminan.
Hingga akhirnya, Iwan Setiawan harus mempertanggungjawabkan perbuatannya kepada aparat hukum.
"Bahwa akibat adanya pemberian kredit secara melawan hukum tersebut yang dilakukan Bank Jabar Banten dan Bank DKI Jakarta terhadap Sritex telah mengakibatkan adanya kerugian negara sebesar Rp 692.980.592.188," ujar Qohar.(*)
Artikel telah tayang di Bangkapos.com
| Rekaman Diduga Dasco Sebut 'Asal Jangan Teriak Hidup Jokowi', Ini Kata Ayah Gibran |
|
|---|
| Projo Ungkap Alasan Jokowi Bakal Keliling Indonesia, Bantah Tudingan Haus Kekuasaan |
|
|---|
| Setahun Lebih Kasus Ijazah Belum Masuk Pengadilan, Jokowi Kecewa: Ada Orang Besar yang Menghambat |
|
|---|
| Masa Lalu Penggugat Ijazah Jokowi, Sigit Pratomo Dulu Nyaris di-DO, Kini Bicara Tanggung Jawab Moral |
|
|---|
| Heran Polisi Ikut Doakan Berkas Kasusnya P21, Roy Suryo: Loh Memangnya Apa Ya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/dyas978yd89say-d89a-ys8dy-as8ys8a-ydsads.jpg)