Rabu, 3 Juni 2026

Palu Hari Ini

Mangrove Rangers Kota Palu dan Mahasiswa Tanam 1.500 Bibit Mangrove di Pantai Dupa

Mengusung tema “Bersama Menanam dan Melestarikan, Aksi Nyata untuk Lingkungan,” kegiatan berlangsung selama dua hari, 24–25 Mei 2025.

Tayang:
Penulis: Zulfadli | Editor: Fadhila Amalia
Zulfadli/TribunPalu.com
Ratusan mahasiswa bersama komunitas Mangrove Rangers Kota Palu menanam sekitar 1.500 bibit mangrove di kawasan Pantai Dupa, Kelurahan Layana, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, Minggu (25/5/2025). 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Zulfadli

TRIBUNPALU.COM, PALU – Ratusan mahasiswa bersama komunitas Mangrove Rangers Kota Palu menanam sekitar 1.500 bibit mangrove di kawasan Pantai Dupa Indah, Kelurahan Layana, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, Minggu (25/5/2025).

Aksi penanaman mangrove ini digelar dalam rangka memperingati Hari Keanekaragaman Hayati. Kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Mangrove Rangers Kota Palu, Universitas Aziz Lamadjido (Azlam), Universitas Tadulako (Untad), dan Dinas Lingkungan Hidup Sulawesi Tengah.

Baca juga: Sinopsis Film Jodoh 3 Bujang Diangkat dari Kisah Nyata, Tayang 26 Juni 2025

Mengusung tema “Bersama Menanam dan Melestarikan, Aksi Nyata untuk Lingkungan,” kegiatan berlangsung selama dua hari, 24–25 Mei 2025.

"Hari ini kami melakukan penanaman sekitar 1.500 propagul mangrove dalam rangka memperingati Hari Keanekaragaman Hayati 2025," ujar Ketua Mangrove Rangers Palu, Ipang.

Pantauan TribunPalu.com, para peserta tampak antusias saat menanam propagul mangrove secara berbaris rapi di sepanjang bibir pantai. Mereka bekerja sama menancapkan bibit ke dalam pasir sambil menjaga jarak tanam yang ideal.

Baca juga: Batas Usia Pensiun bagi ASN Diusulkan Hingga 70 Tahun, Ini Penjelasan Kepala BKN

Selain menanam, sebagian peserta juga memungut sampah plastik dan limbah nonorganik yang berserakan di pesisir pantai.

Ipang menegaskan, kegiatan ini bukan sekadar seremoni semata.

“Penanaman ini bukan hanya kegiatan seremonial. Kami akan melakukan pemantauan rutin untuk memastikan bibit mangrove yang ditanam benar-benar tumbuh dan berkembang,” ujarnya.

Baca juga: Idul Adha 2025 Tanggal Berapa? Cek Jadwalnya Menurut Pemerintah dan Muhammadiyah

Pada hari pertama, kegiatan diisi dengan diskusi lingkungan dan green camp. Sementara itu, hari kedua difokuskan pada senam pagi, edukasi lingkungan, bersih pantai, dan penanaman mangrove.

Tercatat sekitar 150 mahasiswa terlibat dalam kegiatan ini, didampingi 10 dosen dan 15 relawan dari Mangrove Rangers Kota Palu.

Melalui kegiatan ini, Ipang berharap peserta lebih peduli terhadap kelestarian ekosistem pesisir, khususnya pentingnya fungsi mangrove dalam mencegah abrasi dan menghadapi perubahan iklim. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved