Diskon Listrik 50 Persen di Juni-Juli 2025:Ini Cara untuk Mendapatkan, Cek Daftar Penerima di Sini

Diskon listrik 50 persen kembali hari untuk bulan Juni dan Juli 2025, berikut cara untuk mendapatkan dan cek daftar penerimanya di sini.

Editor: Imam Saputro
Tribun Images/JEPRIMA
DISKON TOKEN LISTRIK - Warga melakukan pengecekan token listrik prabayar di Rumah Susun Bendungan Hilir, Jakarta Pusat, Rabu (1/4/2020). Diskon listrik 50 persen kembali hari untuk bulan Juni dan Juli 2025, berikut cara untuk mendapatkan dan cek daftar penerimanya di sini. 

Sebagai contoh, jika tagihan listrik pascabayar untuk bulan Juni sebesar Rp 100.000 maka pelanggan cukup membayar Rp 50.000.

Diskon Listrik 50 persen untuk Pelanggan Prabayar:

Diskon listrik 50 persen akan diberikan secara langsung saat membeli token listrik selama bulan Juni dan Juli 2025.

Dengan begitu masyarakat hanya perlu untuk membayar setengah harga dari jumlah token listrik yang dibeli.

Harga dan Batas Pembelian Diskon Token Listrik PLN 50 Persen Edisi Juni-Juli 2025

Sebagaimana disebutkan sebelumnya, diskon tarif listrik 50 persen ini sama seperti yang ditetapkan pada Januari dan Februari 2025.

Pembatasan pembelian token listrik sesuai daya terpasang dilakukan untuk memastikan semua pelanggan mendapatkan diskon listrik secara merata. 

Batas maksimal pembelian token listrik tarif diskon 50 persen sesuai daya terpasang sebagai berikut: 

- Daya 450 VA :

Maksimal pembelian token listrik: 324 kWh 
Harga listrik per kWh: Rp 415 
Total maksimal pembelian token listrik: Rp 134.460 
Diskon listrik maksimal: Rp 67.230. 

- Daya 900 VA

Maksimal pembelian token listrik: 648 kWh 
Harga listrik per kWh: Rp 1.352 
Total maksimal pembelian token listrik: Rp 876.096 
Diskon listrik maksimal: Rp 438.048. 

- Daya 1.300 VA

Maksimal pembelian token listrik: 936 kWh 
Harga listrik per kWh: Rp 1.44,70 
Total maksimal pembelian token listrik: Rp 1,35 juta 
Diskon listrik maksimal: Rp 676.119. 

Perhitungan kWh Maksimal Diskon Tarif PLN

Seperti yang dikabarkan sebelumnya, Kebijakan diskon tarif listrik 50 persen ini dilakukan sebagai upaya melindungi daya beli masyarakat imbas kenaikan pajak pertambahan nilai (PPN) menjadi 12 persen mulai 5 Juni 2025.

Nantinya, pelanggan tidak langsung mendapatkan diskon saat pembayaran. 

Pelanggan akan mendapatkan jumlah kWh dua kali lipat dengan rincian yang muncul saat akan melakukan pembayaran di channel online.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved